Warga Temukan ‘Ikan Aligator’

10
Seekor ikan yang diduga ikan aligator ditemukan terdampar di sungai desa Kelumpang, kecamatan Ulu Ogan. Ikan tersebut membuat heboh karena ikan ganas itu selama ini dikenal berasal dari sungai Amazon, Amerika Selatan (kiri). Tubuh bagian atas ikan yang diduga ikan aligator (kanan). Foto : ist (*)

OKU – Jagat maya heboh terkait temuan ikan yang tak lazim, kemarin (13/1) pagi. Ikan yang ditemukan warga diduga seekor ikan aligator. Ikan tersebut bermoncong pipih serta bergigi tajam itu ditemukan di sungai desa Kelumpang, kecamatan Ulu Ogan.

“Ikan ditemukan warga sudah mati dan terdampar di tepi sungai,” ujar Af, warga setempat. Kemunculan ikan yang selama ini diketahui hanya ada di Sungai Amazon, Amerika Selatan, membuat warga heboh. Apalagi bentuk ikan tersebut sangat berbeda dengan ikan yang sering terlihat dan cenderung buas dan purba.

“Sekarang (ikan) sudah dibuang warga. Warga takut kalau ikan itu peliharaan leluhur,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan OKU Hj Triaprianingsih masih melakukan penelusuran mengenai kabar penemuan seekor ikan yang diduga ikan aligator tersebut.

“Saat ini petugas kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) sedang mencari informasi. Apakah benar temuan ikan ini (di desa Kelumpang),” kata Tri.

Ikan tersebut, sambung Tri, memang tergolong ikan sungai. Namun, sungai Amazon. Selain itu, ikan ini termasuk ikan buas yang dilarang untuk dipelihara. Dirinya menduga, ikan tersebut kemungkinan dipelihara oleh oknum warga yang lepas atau terlepas.

“Ikan jenis ini dilarang dipelihara. Kalau pun dipelihara harus ada jaminan agar tidak lepas ke alam,” tandasnya.

Salah satu akun Facebook, warga kecamatan Ulu Ogan memposting foto ikan aligator mati. Bahkan pada kolom komentar, pemilik akun menjelaskan ikan tersebut ia beli di pasar saat masih kecil. “Ikan itu mati gara-gara dikasih sabun colek oleh anak ku,” tulis pemilik akun. (stf)