Perjodohan Ayah, Dua Saudara Bertikai

5
Perdamaian antara Megawati dan Joni Saputra, dua saudara kandung yang bertikai lantaran perjodohan ayah mereka. Foto : ist. (*)

OKU – Hanya masalah perjodohan orang tua, Mega Wati berselisih paham dengan saudara kandungnya, Joni Saputra. Mega yang berusia 32 tahun tersebut, tinggal di dusun I, desa Mekar Sari, kecamatan Sosoh Buay Rayap. Sedangkan Joni (40) tinggal di dusun III, desa yang sama.

Kapolres OKU AKBP Arif H Ritonga SIK. MH melalui Kasubbag Humas Polres OKU AKP Mardi Nursal, pertikaian dua saudara kandung tersebut dilatarbelakangi masalah perjodohan ayah keduanya.

“Mega ingin menjodohkan ayahnya yang telah menduda dengan seorang wanita. Namun niat Mega ini ditentang Joni. Joni yang merupakan anak tua menilai ia mempunyai hak untuk mengambil keputusan mengenai perjodohan orang tuanya,” jelas Mardi.

Dari perselisihan itu, kata Mardi, terjadi percekcokan. Akhirnya memicu pertikaian di antara keduanya hingga berbuntut pengancaman dari Joni. “Masalah ini sampai melibatkan penegak hukum (Bhabinkamtibmas) desa setempat Bripka Fifing Purba, kades Mekar Sari Zulkifli, serta Kadus I Dewan F untuk memediasi masalah itu,” lanjutnya.

Dari hasil mediasi itu, kedua belah pihak sepakat berdamai. Kesepakatan damai ini akan dituangkan dalam surat perjanjian yang ditandatangani kedua belah pihak serta saksi.

“Alhamdulillah keduanya bersedia damai dengan menandatangani surat pedamaian. Surat damai tersebut juga ditandatangani kades, bhabinkamtibmas, serta kadus,” kata Mardi.

Dalam surat perjanjian itu, Megawati ingin tidak ada lagi ancaman dari Joni. Sedangkan Joni meminta dirinya dihargai sebagai anak lelaki tertua untuk mengambil keputusan terkait perjodohan ayah mereka. (lee)