Penyelenggaraan STQH, Ini Harapan Herman Deru

51

okes.co.id – Mewujudkan Sumsel religius, tampaknya tidak main-main. Penempatan para qori dan qoriah ke penjuru Sumsel terus digencarkan pasangan HDMY sejak 2018 lalu.

Penempatan ini sejalan dengan program satu desa satu rumah tahfiz (penghafal Qur’an).

“Sampai saat ini sudah berdiri 3500 lebih rumah tahfidz di desa-desa tersebar di 17 Kabupaten/ kota
di Sumsel,” ujar Herman Deru saat membuka Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) tingkat Provinsi Sumsel yang diselenggarakan Kabupaten OKU Timur, Jumat (21/5) malam.

Dirinya meyakini, STQH ini mampu menyuburkan tumbuhnya rumah tahfidz di seantero Bumi Sriwijaya.

“Saya minta STQH harus bermanfaat. Melahirkan qori dan qoriah yang dapat membagi ilmu bagi para santri di rumah tahfiz di Sumsel, ” harapnya.

Dirinya juga meminta Bupati/Walikota se Sumsel agar memfasilitasi qori dan qoriah untuk diberdayakan, agar seni baca Alqur’an, dapat ditularkan pada anak didik mereka di rumah tahfidz
di desa-desa.

“Target besarnya dari penyelenggaraan ini adalah menyeimbangkan ilmu pengetahuan umum dan ilmu agama diiringi ahklak yang baik, ” sebutnya. (Stf)