Maling Berjaya, Sebulan Bobol Dua Rumah

301
foto : ist Polisi saat melakukan olah TKP.

okes.co.id – Warga Dusun V, Desa Tanjung Kemala, Kecamatan Baturaja Timur, kian resah lantaran dalam sebulan kampung mereka dua kali disatroni maling.

Pencurian pertama terjadi di Lorong Andesta. Pelaku menjarah isi rumah Ro. Saat itu, rumah Ro sedang kosong lantaran Rp menjemput istrinya di rumah orang tuanya. Maling memanfaatkan kekosongan rumah Ro kendati pencurian tersebut terjadi pada 16 Mei sekitar pukul 13.00 WIB – 15.00 WIB. Dari rumah Ro, pelaku menggondol barang elektronik yang ditaksir bernilai Rp15 juta.

Kejadian kedua terjadi Rabu (26/5) dinihari. Maling menggasak rumah Ru, warga Lr Chaya – chaya Dusun V, Desa Tanjung Kemala, Kecamatan Baturaja Timur. “Lorong Chaya-chaya dengan Lorong Andesta, berdamping. Berada di Dusun V, Desa Tanjung Kemala,” ungkap sumber okes.co.id.

Di lorong Chaya-chaya, pelaku yang menggondol Honda Beat ini sekitar pukul 02.00 WIB -03.00 WIB. Padahal, kondisi rumah ada penghuninya. “Tapi sudah tidur semua. Kami semalam bubar di pos ronda sekitar pukul 02.00 WIB,” terangnya.

Dikatakannya, warga Dusun V, Desa Tanjung Kemala, Kecamatan Baturaja Timur dihantui rasa takut kalau – kalau maling beraksi kembali. Apalagi, dua pencurian ini terjadi dalam satu bulan. “Cemas kalau lupa memasukkan motor ke rumah, motor saya bakal hilang juga,” ungkapnya.

Dua kasus pencurian di kawasan itu sudah dilaporkan ke polisi. Namun, kasus pertama masih dalam proses pengembangan. “Yang kemalingan kemarin malam buka warung manisan,” tandasnya.

Terpisah, Kapolres OKU, AKBP Arif H Ritonga SIK MH melalui Kapolsek Baturaja Timur, AKP Sulis Pujiono membenarkan laporan pencurian di Dusun V, Desa Tanjung Kemala, kecamatan Baturaja Timur. “Petugas mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP,” ucap Sulis.

Dari olah TKP, pelaku masuk rumah melalui jendela depan sebelah kiri yang tidak ada teralis. Sementara motor korban berada di ruang tamu.
“Setelah masuk, pelaku mencuri motor setelah menemukan kunci motor di atas meja TV di ruang keluarga. Pelaku diduga keluar lewat pintu depan rumah,” beber Sulis.

Ditambahkan Sulis, korban baru menyadari pencurian saat istrinya bangun dan motornya telah hilang. “Sementara pintu depan rumah dan pintu jendela terbuka. Dari keterangan korban, saat pelaku masuk rumah, korban dan istrinya sama sekali tidak mendengar,” kata Sulis.

Ditambahkannya, dari hasil olah TKP selain motor, tak ada barang lain milik korban yang hilang. “Yang hilang hanya sepeda motor. Untuk barang lain masih ada dan untuk kerusakan hanya jendela yang ada bekas dongkelan,” pungkas Sulis. (stf/lee)