Maksimal Parkir Dua Lapis

11
Juru parkir di Jln. Akmal Pasar Atas menata sepeda motor di lahan parkir agar tak melebihi batasan yang ditentukan Dishub OKU. Foto: Mustofa/Oku Ekspres. (*)

OKU –  Kawasan Pasar Atas merupakan salah satu titik rawan kemacetan lalu lintas selain Pasar Baru. Apalagi menjelang Idul Fitri 2021, tingkat kemacetan berpotensi meningkat dari hari biasa.

Dishub OKU sudah melakukan pencegahan kemacetan di dua kawasan itu. Di kawasan Pasar Atas, selain dipasang portal, instansi ini juga menata kendaraan yang parkir. “Kantung parkir di badan jalan tidak lebih dari dua lapis,” ujar Kepala Dishub OKU Firmansyah melalui Kasi Lalulintas Dishub OKU Jauhari, kemarin (10/5).

Di kedua kawasan itu, jumlah kantung parkir sangat terbatas. Sehingga kendaraan yang parkir terpaksa dua lapis. Namun, jika jumlah pengguna jasa parkir bertambah, juru parkir harus mengarahkan kendaraan yang akan parkir ke kantung parkir lainnya.

“Jangan sampai parkir kendaraan menyebabkan kemacetan. Petugas disiagakan di sejumlah kantong parkir,” jelasnya.

Situasi serupa juga diterapkan di kawasan Pasar Baru. Hal ini dilakukan untuk melancarkan aktifitas perdagangan dan lalulintas kendaraan. “Kemungkinan kepadatan lalulintas sudah dimulai hari ini (kemarin) hingga H-1 (besok),” jelasnya.

Kepadatan lalulintas bukan karena banyaknya pengendara yang melintas, namun jumlah pengunjung pasar yang bertambah serta adanya pedagang dadakan. “Ada tiga titik rawan kemacetan. Di belakang kantor Disdukcapil, Jl Setia Budi, dan Pasar Atas,” jelasnya.

Puncak kemacetan terjadi antara pukul 06.00 WIB hingga 11.00 WIB. Namun, untuk di kawasan Pasar Atas, kemacetan diurai dengan mengalihkan mobil melintasi Jl Ir Sutami (PDAM OKU). “Sampai sekarang lapisan parkir tidak boleh lebih 2 lapis,” tandas Jauhari. (stf)