Lagi, Kabel Pompa Air Dicuri

22
Petugas saat melakukan olah TKP dilokasi kabel (intake) air baku di Simpang Pendagan. Foto : Anto/HOS. (*)

OKU SELATAN – Pencurian kabel pompa air baku (intake) jenis pompa sumersible berkapasitas 50 l/detik, di Intake air baku Simpang Pendagan kembali terjadi. Peristiwa pencurian ini diperkirakan terjadi pada pukul 02.00 WIB, Selasa (04/5).

Pencurian kabel pompa itu sendiri baru diketahui oleh petugas pada pagi hari ini sehingga pentribusian air minum terhenti sementara.

Atas kondisi itu, pihak PDAM Tirta Saka Selabung dengan sangat bermohon agar pelanggan untuk bersabar hingga pentribusian air normal.

Pendistribusian akan kembali beroperasi sesegera mungkin setelah penggantian pompa cadang baru terpasang kembali dan menindaki kejadian tersebut pihak kepolisian telah melakukan olah TKP.

Direktur PDAM Tirta Saka Selabung, H. Hendra Gunawan, ST,. MM, membenarkan adanya pencurian kabel (intake) air baku di Simpang Pendagan.

Dikatakannya kejadianya berkisar pukul 02.00 wib dini hari, karena posisi pompa listrik penyedotan memang dimatikan sejak pukul 00.00wib dan dalam posisi tersebut kabel dicuri.

“Memang posisi pompa tersebut dimatikan dimulai dari pukul 00.00 wib malam hingga  pukul 5 pagi, pas mau dihidupkan mesinya mati. Bila di lihat oleh petugas, kabel tersebut sudah dalam keadaan terpotong. Jadi sekarang posisi pentribusian ke pelanggan mati total dari dini hari hingga siang untuk seluruh pelanggan yang dalam sambungan Simpang Pendagan,” jelasnya.

Dikatakan Hendra, pendistribusian akan kembali beroperasi sesegera mungkin setelah penggantian pompa cadang baru terpasang kembali. ”Karena ini menyangkut ribuan pelanggan yang dialiri oleh PDAM yang tersambung Simpang Pendagan. Insha Allah secepat mungkin pentribusian ke pelanggan setelah pompa cadang sudah di pasang,” terang Hendra.

Menurut Hendra,  sebelumnya memang sudah pernah terjadi kehilangan, baik itu kabel maupun alat-alat yang lainya akibat dicuri orang. ”Kejadian pencurian kabel pompa air baku (intake) ini sudah yang ke dua kalinya dan kejadian ini sudah kita laporkan kepihak kepolisian,” ujar Hendra.

Atas kejadian ini, ucap Hendra, segenap manajemen dan staf PDAM Tirta Saka Selabung memohon maaf atas terganggunya pelayanan ini. “Mohon bantuan do’a dari mitra sekalian semoga disegerakan pendistribusian secepat nya air beroperasi normal seperti biasa. Secepatnya akan kita perbaiki, karena menyangkut pelanggan yang sangat membutuhkan air,” pungkasnya. (ant)