Kasus Korona Masih Meningkat

12

OKU – Kendati Pemerintah Kabupaten OKU telah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro sejak sebelum Ramadan, namun kasus positif COVID-19 di Bumi Sebimbing Sekundang makin meningkat.

“Data Satgas COVID-19 OKU, selama Ramadan terjadi penambahan kasus positif. Saat ini tercatat sebanyak 326 warga yang terinfeksi virus corona,” ungkap Sekretaris Satgas Covid-19 OKU, Amzar Kristopa.

Jumlah tersebut, lanjut Amzar, terus bertambah dibandingkan periode 20 April 2021 dengan jumlah positif sebanyak 310 kasus. “Penambahan tersebut diiringi dengan jumlah pasien sembuh pada periode yang sama bertambah dari 251 menjadi 262 orang, meninggal dunia 36 orang, dirawat 13 pasien dan isolasi mandiri 15 orang,” beber Amzar.

Diterangkan Amzar, terkait peningkatan kasus Covid-18, sehingga Kabupaten OKU masih berstatus zona oranye. “Tingkat kematian nomor delapan di Sumsel setelah Palembang, Muara Enim dan Muba,” ujar Amzar.

Dikatakan Amzar, tingginya angka kasus positif disebabkan karena masyarakat masih banyak mengabaikan protokol kesehatan seperti tidak memakai masker dan menjaga jarak. “Apalagi saat Ramadan ini masyarakat banyak yang abai prokes khususnya saat berada di pasar,” katanya.

Untuk itu, lanjut Amzar, pihaknya gencar menggelar razia di tempat keramaian untuk mengedukasi masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. “Razia ini baru sebatas memberikan edukasi saja, belum pada penindakan,” tukas Amzar.

Penerapan PPKM Mikro, lanjut Amzar, Dinas Kesehatan OKU fokus menjalankan 3T (testing, tracing dan treatment) khususnya di tiga Kecamatan meliputi Kecamatan Baturaja Barat, Kecamatan Baturaja Timur dan Kecamatan Lubuk Batang. “Karena, ketiga Kecamatan tersebut merupakan daerah tertinggi penyebaran COVID-19,” pungkas Amzar. (bet)