Kasus “Kampung Narkoba” Muratara, Polisi Tetapkan 12 Tersangka

34
Kapolres Muratara dan jajarannya merilis ungkap kasus Kampung Narkoba, Senin di Mapolres Muratara. Foto : zulkarnain.sumeks.co

OKES.CO.ID, Muratara – Polres Muratara menetapkan 12 dari 18 orang yang diamankan saat penggerebekan “Kampung Narkoba”, di Desa Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara, Sabtu (12/6) lalu.
Dari 12 warga yang ditetapkan sebagai tersangka tersebut, sebanyak 10 tersangka kasus narkoba, satu orang kasus kepemilikan senpira dan satu lagi terkait kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).
Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto SIK mengungkapkan, 10 orang dinyatakan sebagai tersangka karena urine mereka terbukti positif mengadung amfetamin. Namun saat penggerbekan, dari 10 tersangka ini tidak didapati barang bukti, sehingga 10 orang ini akan dikirim ke panti rehab.
“Saat kami gerbek salah satu rumah bandar (Darul DPO, red), ada barang bukti. Tapi pelakunya tidak tertangkap. Jadi istrinya (Riza Maika, red) yang kami amankan, dia mengakui jika suaminya yang jual narkoba,” terang Eko saat merilis kasusnya Senin (14/6) kepada awak media.
Adapun 10 orang yang ditetapkan sebagai tersangka kasus Narkoba yakni, Perdi Susanto, Very, Sapriadi, Juhanis Auri, Budi Nasution, Maksum, Endang Gunanto als Eeng, Tergani, Riza Maika, dan Sabar Kusnadi.
Untuk tersangka Indra Gunawan/Engot karena kasus kepemilikan senjata api. Sedangkan Ramadani alias roma, sudah ditahan di Polsek Singkut, Jambi karena memiliki laporan kasus Curat di wilayah Jambi.