Empat Sekolah Simulasi Tatap Muka

9
Pelajar di Kabupaten OKU direncanakan mulai melaksanakan simulasi KBM tatap muka. Saat ini, baru 4 sekolah yang akan menggelar simulasi. Foto: jeki/okuekspres (*)

OKU – Pada semester genap 2020/2021, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan, sekolah boleh melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan syarat tertentu. Oleh karena itu, Nadiem mengharapkan sekolah mulai mempersiapkan diri dari sekarang hingga akhir tahun untuk pergantian model pembelajaran.

Menanggapi hal tersebut Kepala Disdik OKU H Teddy Meilwansyah S.STP MM menyatakan siap.

“Disdik OKU sangat mendukung dengan hasil putusan tersebut dan telah menyiapkan itu. Insya allah di pertengahan Desember ini, kami akan melakukan simulasi di sekolah – sekolah yang sudah di persiapkan dalam rangka membuka KBM tatap muka protokol kesehatan covid-19,” jelasnya.

Menurut Teddy, akan ada beberapa sekolah yang akan jadi simulasi. “Disdik tetap meminta persetujuan Satgas Covid-19 OKU, Bupati OKU, dan saran Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Sekolah ini bisa dibuka apabila orang tua siswa menyetujui anak – anaknya untuk mengikuti KBM tatap muka secara langsung, apabila tidak maka kami tidak akan membukakan KBM tersebut,” ujarnya.

Saat simulasi, Disdik OKU akan meninjau dan melihat sekolah yang melaksanakan simulasi KBM. “Kami akan lihat penerapan protokol kesehatan, tempat cuci tangan, handsanitazer,  bagaimana pola belajar, apakah nanti shift atau pembagian hari,” ujar mantan Pjs Bupati Muara Enim ini.

Selain itu, banyaknya keluhan orangtua siswa mengenai belajar tatap muka di sekolah. “Memang betul pendidikan karakter tidak dapat kalau kita hanya lakukan belajar secara daring atau jarak jauh. Kasihan melihat anak-anak justru lebih banyak bermain ponsel,” ungkapnya.

“Selama ini, pemerintah belum mengizinkan sekolah tatap muka karena kesehatan dan keselamatan pelajar dan guru di sekolah menjadi prioritas utama, tidak bisa ditawar,” ungkapnya.

Adapun sekolah yang dijadikan dimulai yaitu SDN 2 OKU dan SDN 11 OKU. Sedangkan untuk SMP adalah SMPN 1 OKU dan SMPN 2 OKU. (jr8)