Dibekuk di Rumah Keluarga

6

OKU – Tak butuh waktu lama, Unit Reskrim Polsek Peninjauan yang dibantu  Tim Resmob Polres OKU berhasil menangkap Irawan. Pria 37 tahun tersebut merupakan tersangka tunggal penusukan pasangan suami istri (pasutri) Sukadi (37) dan Erika (25) pada 24 April lalu di Dusun III Desa Makarti Tama Kecamatan Peninjauan. Akibatnya, Sukadi tewas seketika di rumah. Sedangkan istrinya, Erika, mengalami sejumlah luka tusuk.

Irawan dibekuk di tempat persembunyiannya di desa Sumber Jaya, kecamatan Belitang II, OKU Timur. Ia lari ke OKU Timur sesaat setelah ia menikam pasangan Sukadi dan Erika. Padahal, pasangan Sukadi dan Erika merupakan tetangga Irawan.

Dijelaskan Kapolres OKU AKBP Arif H Ritonga, SIK. MH melalui Kasat Reskrim Polres OKU AKP Priyatno, SH. SIK, dari penyelidikan yang dilakukan polisi, Irawan diketahui bersembunyi di rumah keluarganya di desa Sumber Jaya, kecamatan Belitang II, OKU Timur. Polisi pun berkoordinasi dengan Polsek Belitang II untuk membekuk Irawan.

“Irawan ditangkap tadi malam (25/4) di rumah keluarganya. Saat ini ia sudah diamankan di Polres OKU. Irawan dijerat pasal 351 tentang  penganiayaan dan pasal 338 tentang pembunuhan,” ucap Priyatno.

Penganiayaan dan pembunuhan yang dilakukan oleh Irawan terhadap Sukadi dan Erika diduga kuat dipicu oleh cek-cok antara keduanya. Bahkan perselisihan keduanya telah sering terjadi.

Nyawa Sukadi melayang setelah ia ditikam oleh Irawan pada 24 April setelah salat tarawih. Tak hanya Sukadi, istrinya yang benama Erika pun menjadi korban. Sukadi mengalami luka tusuk di dada kanan yang menyebabkan ia meninggal dunia. sementara Erika dilarikan ke rumah sakit karena mengalami sejumlah luka tusuk. (lee)