BPBD OKU: Hujan-Angin Masih Akan Terjadi

9
Pejabat Pemerintah Kabupaten OKU meninjau salah satu rumah warga yang rusak parah di kelurahan Tanjung Agung, kecamatan Baturaja Barat, akibat bencana hujan deras yang disertai angin kencang dan petir pada 17 April petang. Foto: Mustofa/Oku Ekspres. (*)

BATURAJA BARAT – Tercatat 550 unit rumah warga di kecamatan Baturaja Barat dan Baturaja Timur mengalami kerusakan ringan dan berat. Rata-rata, kerusakan tersebut terjadi di bagian atap. Hal ini terjadi saat hujan deras disertai angin kencang dan petir pada 17 April petang.

Pemukiman warga di beberapa desa-kelurahan rusak. Namun, dampak paling parah terjadi di desa Laya, kecamatan Baturaja Barat.

“Berdasarkan laporan ketua RT, 193 rumah warga desa ini rusak. Kerusakan didominasi di atap rumah karena angin kencang,” ujar Kades Laya Erlan Novrin, kemarin (18/4). Selain itu, sejumlah barang elektronik milik warga juga rusak.

Menurutnya, musibah pada Sabtu petang lalu yang terbesar. “Seumur-umur, baru ini musibah besar terjadi. Pernah ada angin kencang, tapi hanya mengakibatkan pohon tumbang. Sedangkan kemarin, pohon ambruk, atap rumah juga melayang,” jelas Erlan.

Di desa itu, lalu lintas kendaraan di jalan raya Baturaja – Muaradua putus total. Penyebabnya, dua pohon besar di desa Laya tumbang dan menutupi jalan. Beruntung, tidak ada pengendara melintas sehingga tidak ada korban. “Pohon tersebut tumbang saat angin kencang dan petir,” jelas Erlan.

Lalulintas kendaraan terganggu sejak pukul 17.00 WIB – 23.00 WIB. Sekitar pukul 21.00 WIB, petugas bersama warga bergantian memangkas pohon yang menutup badan jalan.

“Sekitar pukul 23.15 WIB, kendaraan sudah bisa melintas. Tapi juga ada pengendara mobil yang bermalam di desa dan melanjutkan perjalanannya pagi hari (kemarin),” ceritanya.

Sementara kendaraan yang mengangkut sayur dari OKU Selatan terpaksa memutar arah di desa Batuputih. Sopir mobil khawatir sayur yang dibawa busuk dalam perjalanan. “Banyak mobil sayur yang memutar lewat Simpang (OKU Selatan). Kalau ditunggu, sayur yang dibawa bisa busuk di jalan,” tambah Sekdes Batuputih Tumiran.

Berdasarkan data BPBD OKU, hujan, angin kencang, dan petir pada 17 April lalu membawa dampak yang merusak. Diantaranya tiga pohon tumbang dan menutupi jalan raya OKU – OKU Selatan di desa Laya, kecamatan Baturaja Barat. Kemudian, satu pohon juga tumbang di simpang Pancur.