3 Kasat Turun, Belasan Remaja Joki Balap Liar Digelandang Ke Satlantas Polres OKU

269
Para pelaku balap liar yang berhasil di amankan di kantor satlantas polres OKU diberi hukuman Push Up. Foto : Herli Yansah okes.co.id

OKES.CO.ID – Belasan remaja pelaku balap liar Minggu dini hari (20/6) berhasil di gelandang menuju kantor satlantas polres OKU. Para remaja itu terjaring OPS balap liar oleh Tim 4 yang di komandoi 3 kasat polres OKU yakni Kasat Reskrim polres Oku AKP Priyatno, SH,  Kasat Narkoba Iptu Hillal Adi Imawan, SIK dan kasat Lantas Polres OKU AKP Amalia Kartika, SIK.

Kapolres OKU AKBP Arif H Ritonga melalui kepala tim 4 AKP Priyatno saat di konfirmasi mengatakan Gita tersebut menindak lanjuti banyak nya laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan aksi balap liar di kota Baturaja. Oleh sebab itu, sprint OPS KRYD untuk kali ini di fokuskan kepada penindakan aksi balap liar yang kerap di gelar di 3 titik di kota Baturaja.

“Kita mendapat perintah pimpinan untuk mengatasi aksi balap liar pada malam Minggu hingga subuh, kita membagi tim menjadi 3 kelompok dan menempatkan pada 3 titik di antaranya Taman Kota Baturaja, Simpang 4 lampu merah Desa Air Paoh serta Di jalan PT. Semen Baturaja,” kata AKP Priyatno.

Dari hasil penelusuran portal ini bersama Kasat Reskrim, pada pukul 01.30 WIB aksi balap liar telah di mulai di taman kota Baturaja dan di jalan PT. Semen Baturaja. sementara di wilayah simpang 4 lampu merah air paoh suasana terpantau sepi.

“Meski sudah di jaga dan di pantau petugas, para remaja ini tetap nekad. terpaksa kita memberikan tindakan tegas,” Lanjut nya.

Sementara itu Kasat Lantas polres OKU AKP Amalia Kartika, SIK di dampingi Kanit Turjawali Aipda Andi Herdianto menuturkan Aksi balapan liar yang di gelar para remaja pada setiap malam Minggu tersebut memang sudah terorganisir. para pelaku balap memiliki group What,’s App sehingga memudahkan mereka mengatur jadwal balap.

“Selain itu mereka juga mempunyai “Intel” yang bertugas memata – matai pergerakan petugas. jadi antara polisi dan pelaku balap liar ini saling intai, ketika polisi bergerak di taman kota, mereka Pindak ke PT. Semen,” tutur Aipda Andi.

Tak hanya itu, lanjut Kanit Turjawali, Aksi balapan itu juga telah memasuki ranah kriminalitas. sebab dari balapan itu, para pelaku sudah menerapkan nilai taruhan.

“Mereka ini taruhan, dan para pelaku nya bukan hanya dari kota Baturaja saja namu juga dari daerah lain seperti desa bandar agung kecamatan Lubuk Batang serta dari Batumarta unit 6 kabupaten OKU Timur,” lanjutnya.

Dari hasil OPS pada Minggu dini hari aparat berhasil mengamankan dan menindak 11 remaja dan 12 unit sepeda motor berbagai jenis yang di gunakan pelaku untuk balapan. para pelaku dan barang bukti di amankan di kantor satlantas polres OKU.

“Para pelaku ini kita beri sanksi tilang dan kita beri hukuman Push-up serta kita beri nasehat agar tidak mengulangi kegiatan itu,” tambahnya.

Kanit Turjawali berharap peran aktif pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk dapat memberikan himbauan agar para remaja ini tidak lagi mengulangi. selain itu para orang tua juga di harapkan untuk dapat mengawasi keseharian anak nya agar tidak terjerumus kepada aksi berbahaya itu.

“Kalau hanya polisi saja yang punya peran tidak akan selesai. jadi kita sangat berharap peran serta pemerintah daerah untuk ikut mensosialisasikan mengenai aksi bala liar ini mengingat para pelaku ini mayoritas masih sekolah bahkan ada yang masih SMP. ini kan miris,” harap Andi. (Lee)