Pelaku Menyerahkan Diri, Begini Kronologisnya Penikaman di Dalam Musholah

303

okes.co.id – Kasus penikaman Rusman, jemaah sholat subuh di Mushola Nurul Islam, Kelurahan Pasar Baru, OKU, kini ditangani pihak kepolisian.

Sementara, Rusman korban penikaman saat ini (28/5) masih menjalani perawatan di RS Dr Noesmir Baturaja. “Info dari anak korban, Kamis (27/5) malam, pelaku sudah diserahkan keluarga ke Polsek,” ucap Manto, kerabat korban saat menghubungi koran ini, Jumat (28/5).

Dirinya juga menceritakan kronologis penikaman kerabatnya, saat sholat subuh pada Kamis (27/5), oleh Gun yang tak lain tetangganya sendiri. “Rusman sama Gun tidak ada masalah. Bahkan, sebelum sholat subuh keduanya masih bersalaman. Dan ini dibenarkan Rusman,” ungkap Manto, menceritakan hasil perbincangan dengan kerabatnya.

Rusman, kata dia tak merasa curiga, saat sholat berdampingan dengan pelaku Gun di saf pertama. Sampai dirinya ditusuk senjata tajam, dirinya baru sadar, aksi tersebut dilakukan tetangganya sendiri yang sholat di sampingnya. “Posisi penusukan terjadi, saat korban hendak sujud pertama pada rakaat kedua sholat. Sebelum kening korban menyentuh lantai tempat sujud,” ceritanya.

Tusukan pertama, kata dia, berdasarkan cerita Rusman, menyasar punggung belakang di atas pantat. Kemudian, tusukan ke dua menyasar ketiak kiri belakang. “Dia merasakan dua kali bagian belakang ditusuk senjata tajam. Begitu sadar, Rusman berdiri, namun justru ditusuk lagi. Kena bagian dada kanan bawah,” jelasnya.

Saat Rusman berdiri dari sujudnya, langsung memberi perlawanan. Salah satu kaki pelaku, ditendang hingga jengkang. “Setelah itu pelaku kabur, sementara kesadaran Rusman menurun. Pandangan matanya gelap, dan ambruk di dalam musholah. Tapi dia sempat mendengar, jemaah lain menyarankan agar dilarikan ke rumah sakit, ” jelasnya.

Total akibat penganiayaan itu, Rusman menderita tiga liang tusukan. “Bukan empat liang, tapi tiga liang. Yang di punggung bawah itu, satu liang tapi memanjang sehingga terlihat seperti dua liang, ” tandasnya. (stf)