Bukan Takut Hanyut, Malah Agam Ncagum

99
foto : herli yansah/okes.co.id Banjir menjadi berkah bagi anak - anak, padahal bahaya menginatai di belakang itu.

okes.co.id – Luapan sungai Ogan, Sungai Kurup dan beberapa sungai kecil di kawasan Kecamatan Lubuk Batang yang menyebabkan banjir di beberapa Desa, ternyata menjadi keasyikan tersendiri bagi anak – anak di Desa Lubuk Batang Baru, Kecamatan Lubuk Batang.
Tanpa rasa takut sedikitpun, anak – anak ini justru memanfaatkan tingginya debit sungai yang meluap untuk berenang dan terjun bebas dari atas jembatan.

Padahal, aksi yang mereka lakukan terbilang sangat berbahaya bagi keselamatan mereka, terlebih lagi tak ada orang tua yang mengawasi. Bukan hanya anak lelaki, namun anak – anak perempuan pun terlihat antusias terjun dan berenang dari atas jembatan sungai kurup yang ada di Desa Lubuk Batang Baru.
Kendati arus sungai yang deras serta dalam, dapat kapan saja menenggelamkan mereka. Ditambah lagi banyaknya material kayu dan bambu yang hanyut juga menjadi bahaya tersendiri yang bisa melukai mereka.

Beberapa tahun silam pada saat musim banjir, di tempat yang sama, kejadian tragis pernah terjadi lantaran seorang bocah tenggelam terbawa arus sungai saat berenang bersama beberapa rekannya. sang bocah tewas tenggelam dan baru di ketemukan 2 harus berselang.

Kepala Badan Penanggulanagan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten OKU, Amzar Kristofa saat dikonfirmasi melalui saluran telpon, Minggu (23/5), menghimbau kepada Pemerintah Desa serta para orang tua yang berada di kawasan aliran sungai Ogan, untuk memperhatikan putra putrinya agar tidak bermain di aliran sungai yang tengah meluap seperti saat ini. “Pemerintah desa dan para orang tua khususnya kami himbau untuk mengawasi anak – anaknya. jangan biarkan mereka bermain dan berenang di sungai yang saat ini masih meluap. karena bahayanya sangat besar. karena selain deras, sungai nya juga dalam, sebaiknya hindari dulu bermain di sungai demi keselamatan,” himbau Amzar. (lee).