Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan

23

OKU SELATAN – Kepolisian Sektor (Polsek) Banding Agung, Kabupaten OKU Selatan berhasil meringkus pelaku pembunuhan berencana yang terjadi pada, Selasa (11/5), sekira Pukul 16.10 Wib.

Diketahui, pembunuhan sadis itu sendiri memakan korban yakni Sakroni (50), warga Dusun III, Desa Sumber Mulia, Kecamatan BPR Ranau Tengah, Kabupaten OKU Selatan.

Hanya berselang beberapa waktu usai kejadian, Polsek Banding langsung berhasil meringkus pelaku Agus (30) alias Datuk, warga Dusun yang sama dengan korban.

Kapolres OKU Selatan AKBP Zulkarnain Harahap, SIK melalui Kapolsek Banding Agung Iptu Abusama SH mengatakan bahwa untuk peristiwa pembunuhan berencana itu sendiri bermula korban yang merasa kehilangan jahe dikebunnya lantas melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Sumber Mulia.

“Lalu ada hari itu juga, Sakroni dengan ditemani Kades Sumber Mulia mendatangi tersangka karena merasa curiga Agus adalah pelaku yang mengambil jahenya. Saat keduanya bertemu dengan Agus di kebun, dan menanyakan kepadanya tentang pencurian jahe miliknya yang dilakukan tersangka, Agus membantahnya.

Lantaran merasa tersinggung dituduh mencuri jahe, tanpa diduga Agus lalu menembak korban dengan senapan gejluk merk Hunter yang sebelumnya sudah dibawa beserta sebilah parang dari rumahnya. Penembakan itu terjadi tepat di depan saksi, Ansori.

“Dari kejadian itu, kemudian adik korban melaporkannya ke pihak Polsek Banding Agung, dan setelah menerima laporan itu, pihak Kepolisian yang dipimpin Kanitreskrim Polsek Banding Agung Ipda Doni Mardani bersama anggota Bripka Andi Wardana, Bripka Yos Saputra, Briptu Evandri, Briptu Mekel dan Briptu Andika langsung menuju TKP,” ucapnya.

Saat dibekuk polisi, jelasnya, pelaku tidak melakukan perlawanan sehingga langsung ditangkap di rumahnya Desa Sumber Mulia untuk selanjutnya diamankan ke Mapolsek Banding Agung.

Untuk Saat ini tersangka, terang Kapolsek Banding Agung Iptu Abusama SH, pelaku sudah ditahan dan pihaknya akan segera melakukan rekonstruksi kejadiannya untuk melengkapi berkas pemeriksaan. Selanjutnya nanti tersangka akan diserahkan ke pihak kejaksaan.

Sejauh ini tersangka sambungnya, akan dikenakan pasal 340 subsider 338 dengan ancaman hukuman penjara hukuman mati atau seumur hidup.

Sementara itu tersangka Agus mengaku peristiwa pembunuhan tersebut memang dilatarbelakangi oleh ketersinggungan dan kekhilafan. “Aku tersinggung karena dituduh maling jahe dan mereka langsung ngecek di kebun. Aku khilaf Pak, makonyo aku tembak dio tu, sekarang aku menyesal nian,” kata pelaku Agus sembari menyesal. (dal)