Warga Dinilai Tak Peduli Prokes

4
Camat Lubuk Batang Helni Purnanengsih, SE membagikan masker kepada pengunjung pasar kalangan Bandar Agung. Foto: herli yansah/oku ekspres. (*)

OKU – Kesadaran masyarakat yang bertransaksi di pasar desa Bandar Agung kecamatan Lubuk Batang untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) dinilai masih sangat rendah. Jelang Idul Fitri 1442 H, peningkatan jumlah pengunjung di pasar cukup tinggi.

Contohnya pasar kalangan desa Bandar Agung yang berlangsung pada 8 Mei lalu. Para pembeli dan pedagang. Pembeli dan penjual di pasar kalangan tersebut dinilai sangat sulit menerapkan protokol kesehatan.

Camat Lubuk Batang Helni Purnanengsih, SE sangat menyayangkan kesadaran masyarakat sangat rendah untuk menerapkan protokol kesehatan. “Makanya kita kembali sosialisasikan dan menghimbau pengunjung dan pedagang pasar untuk menerapkan protokol kesehatan,” sebut Helni.

Pada sosialisasi di pasar kalangan tersebut, pihaknya menghabiskan 400 lebih masker yang dibagikan kepada pengunjung dan pedagang.”Artinya, sekitar 400 lebih orang yang tidak menggunakan masker,” tandasnya.

Sementara itu, kades Bandar Agung Adi Iskandar mengakui, pemerintah sudah berkali – kali mengimbau masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan. namun masih banyak masyarakat yang tidak patuh.

“Kita sudah sering mengingatkan, namun warga tak patuh. Pemerintah hanya sebatas mengimbau,” jelas Adi.

Dikatakan Adi, pasar kalangan yang buka setiap hari Sabtu itu memang sudah lama berdiri. Sebagian besar, pasar tersebut hanya dimanfaatkan warga desa untuk berbelanja. “Mayoritas yang belanja hanya warga di desa ini, namun pedagang banyak dari kota Baturaja,” lanjutnya.

Masih kata Adi, kepercayaan masyarakat terhadap corona karena ada pasien meninggal pada 2020 lalu yang dinyatakan positif Covid – 19. Ternyata, hasil laboratorium menyatakan warga yang meninggal tersebut negatif Covid 19. “Sejak dari itu, masyarakat seperti tidak percaya dengan corona,” tegas Adi. (lee)