Polisi Cari Pelaku Pungli di Jembatan

Tim Resmob Polres OKU mendatangi jembatan Air Aman untuk mengimbau warga untuk tidak melakukan pungli. Foto: dok Polres OKU (*)

OKU – Menindak lanjuti video dugaan pungutan liar (pungli) di jembatan darurat Air Aman, Desa Lubuk Batang Lama, kecamatan Lubuk Batang, tim gabungan Unit Pidum Polres OKU, Tim Resmob Singa Ogan, dan Unit Reskrim Polsek Lubuk Batang mendatangi jembatan tersebut.

Di jembatan Air Aman tersebut, ada sejumlah orang yang mengatur arus lalu lintas yang akan melintasi jembatan darurat.

Kapolres OKU AKBP Arif H Ritonga SIK. MH melalui Kasat Reskrim Polres OKU AKP Priyatno, SH mengungkapkan, pihaknya menerima informasi pungli di jembatan itu. Dalam video yang beredar, pungli diduga dilakukan oleh salah satu oknum warga di pangkal jembatan. Oknum warga tersebut meminta uang sebesar Rp50 ribu kepada sopir truk yang melintas.

“Oknum warga yang melakukan pungli kepada sopir truk sudah tidak lagi berada di jembatan. Kita mengimbau masyarakat yang berjaga dan mengatur lalu lintas di sekitar jembatan darurat Desa Lubuk Batang Lama agar tidak melakukan pungli kepada pengguna jalan di jembatan darurat tersebut,” lanjutnya.

Selain itu, Priyatno mengimbau masyarakat yang mengatur lalu lintas di jembatan untuk mengingatkan truk bermuatan di atas 3 ton agar tidak melintasi jembatan itu. “Jembatan itu bukan untuk mobil berkapasitas besar. Jadi dihimbau kepada masyarakat untuk mengingatkan sopir truk agar tidak lewat jembatan itu agar pungli tidak terjadi lagi,” katanya.

Saat itu, polisi juga sempat mendatangi rumah Kades Lubuk Batang Lama untuk membuat surat pernyataan. “Namun kades sedang tidak berada di rumah,” tukasnya.

Terpisah Kades Lubuk Batang Lama Jus Imani mengatakan, pemerintah desa Lubuk Batang Lama sama sekali tidak pernah menganjurkan warga untuk mengambil pungutan dari kendaraan yang melintasi jembatan Air Aman.

“Pemerintah desa sudah kewalahan. Untuk pungli ini sepenuhnya diserahkan kepada kepolisian, baik polsek maupun Polres OKU. Saya sudah sering mengingatkan untuk tidak pungli, namun sama sekali tidak dipatuhi,” tandas Jus Imani. (lee)