Keluarga Serahkan Pencuri Minyak ke Polisi

53
Unit Reskrim Polsek Lubuk Batang melakukan olah TKP pencurian BBM jenis solar milik PT KAPM. Foto: dok Polsek Lubuk Batang. (*)

OKU – Ferdi, warga desa Lubuk Batang Baru, harus mendekam di ruang tahanan Polsek Lubuk Batang. Terduga pelaku pencurian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar milik PT KAPM bukan ditangkap polisi, tapi diserahkan keluarganya ke polisi.

Pasalnya pria 21 tahun tersebut diduga kuat terlibat dalam pencurian solar pada tangki timbun milik PT KAPM. Ferdi diserahkan keluarganya ke polisi setelah Polsek Lubuk Batang melakukan penyelidikan dan pendekatan persuasif kepada keluarga Ferdi.

Dari keterangan Ferdi, Unit Reskrim Polsek Lubuk Batang juga berhasil menangkap Dodi (23). Warga desa Batuputih, kecamatan Baturaja Barat tersebut juga ditenggarai terlibat dalam pencurian BBM tersebut.

Namun dua pelaku lainnya yang berinisial HI (45) dan AA (35), keduanya warga desa Lubuk Batang Baru masih dalam pengejaran Unit Reskrim Polsek Lubuk Batang.

Kapolres OKU AKBP Arif H Ritonga, SIK. MH melalui Kapolsek Lubuk Batang AKP Harianto menjelaskan, kedua tersangka ditangkap atas pencurian solar milik PT. KAPM pada 24 April lalu sekitar pukul 02.00 WIB di Stasiun KA Lubuk Batang.

“Kita mendapat laporan dari Supri Hartono (38) seorang karyawan PT. KAPM yang melaporkan pencurian solar,” ucap Harianto. Dijelaskannya, kala itu Indra Mahyudin (keamanan perusahaan) sedang patroli. Saat tiba di tangki timbun solar, Indra melihat ada empat orang di dekat tangki tersebut.