Korban Hanyut Ditemukan Tewas

10

OKU SELATAN – Setelah sempat menghilang, korban hanyut dua hari yang lalu akhirnya ditemukan oleh Tim pencarian dan bersama masyarakat. Mayat korban, Surnaya tersebut ditemukan berkisar pukul 12.30 WIB di sungai Saka Desa Negeri Agung, kecamatan Buay Sandang Aji.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah OKU Selatan, H. Doni Agusta,SKM.MM.

Menurutnya selama dua hari dua malam tim TRC BPBD OKU Selatan, bersama masyarakat serta dibantu Polri dan TNI pencarian terhadap korban Surnaya yang hanyut pada 22 April lalu pukul 07.00 wib

“Alhamdulillah akhirnya korban Surnaya sudah ditemukan di desa Negeri Agung, penemuan tersebut oleh tim bersama masyarakat. Jasad korban kita bawa ke rumah duka di Desa Simpang Tiga Kecamatan Kisam Tinggi dan almarhum akan dimakamkan di TPU desa Simpang tiga,” ucap Doni.

Sebelumnya kata Doni, kejadian orang hanyut di bawa arus sungai Saka tersebut terjadi pada 22 April 2021 pukul 07.00 wib. Korban Suryana (29) bersama dua orang temannya, Aandir dan Apli pergi  dari Desa Simpang Tiga menuju Desa Kota Karang Kecamatan Buay Sandang Aji dengan niat  bekerja di kebun milik Hairul Saleh.

“Tiba di desa Kota Karang Kecamatan Buay Sandang Aji ternyata arus sungai Saka masih deras dan mereka memutuskan menunda hingga air surut. Sampai pada tengah hari pukul 12.00 wib sungai mulai surut hingga rombongan memutuskan menyeberang menggunakan rakit bamboo,” ujarnya.

Tanpa diduga arus sungai Saka kembali deras dan menghantam rakit mereka yang dijadikan alat penyemberangan hingga mereka terjatuh.

“Mereka terjatuh dan hanyut terbawa arus, salah satu diantara mereka yang bernama Surnaya hilang tebawa arus yang sangat deras,” jelasnya.

Selanjutnya masyarakat, Kepala Desa Simpang Tiga kecamatan Kisam Tinggi bersama warga Desa Simpang Tiga kecamatan Kisam Tinggi dibantu oleh warga Desa Kota Karang melakukan pencarian namun sampai saat ini korban belum juga ditemukan.

“Pencarian dibantu oleh Tim BPBD, Camat BSA, Kapolsek BSA, Babinsa Koramil Muaradua, Kades Kota Karang, Kades Simpang Tiga. Dari kejadian hingga malam hari mencari korban dengan menyusuri sungai saka dengan menurunkan perahu karet tim TRC BPBD dan akhirnya korban ditemukan pada hari kedua,” pungkasnya. (ant)