KPM Terancam Tak Dapat Bantuan Lagi

7
Calon KPM BST mengecek jadwal pencairan bantuan di papan pengumuman milik Kantor Pos Baturaja beberapa waktu lalu. Meski belum diketahui kelanjutan BST, namun Kemensos RI meminta Dinas Sosial di daerah untuk memperbaiki data dan validasi kelayakan penerima BST. Foto: Mustofa/Oku Ekspres. (*)

OKU – Data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten OKU kembali diminta untuk diperbaiki. Baik KPM Bantuan Sosial Tunai (BST), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) maupun Program Keluarga Harapan (PKH).

“Bukan saja perbaikan data, tapi juga validasi kelayakan penerima bantuan,” ujar Kepala Dinas Sosial OKU Syaiful Kamal melalui Kabid Pemberdayaan Fakir Miskin (PFM) H M Kholik, kemarin (21/4).

Perbaikan data, jelas dia, meliputi kevalidan data KPM yang menerima bantuan. Seperti NIK KPM harus terdaftar di Disdukcapil serta tidak ada data ganda. “Di saat perbaikan data inilah kita bisa mengajukan usulan bantuan ke Kemensos RI untuk warga yang membutuhkan,” katanya.

Selain perbaikan data, Dinas Sosial OKU juga diinstruksikan Kemensos RI untuk memvalidasi kelayakan KPM, baik untuk KPM BST, BPNT, atau PKH.

“Validasi ini bisa menggugurkan penerima bantuan jika dinilai sudah tak layak bantu. Dengan demikian, bantuan distop,” terangnya.

Berdasarkan surat Kemensos RI No. S-37/MS/C/1.7/DI.01/4/2021 tentang perbaikan data dan validasi kelayakan penerima manfaat inilah, Dinsos akan memvalidasi data hingga 30 April mendatang.

Dirinya tidak tahu persis tujuan perbaikan data serta validasi. Sementara, pencairan BST dikabarkan selesai hingga bulan ini. “Sedangkan kelanjutan BST belum ada kepastian,” tandas Kholik. (stf)