Dua Pencuri Sapi Dibekuk

9
Arif dan BY yang merupakan tersangka pencurian sapi di desa Air Wall. Foto: ist (*)

OKU – Usai sudah pelarian Arif (25) dan BY (18). Kedua warga desa Kartamulya, kecamatan Lubuk Batang, menjadi buronan selama empat bulan terakhir. Pelarian keduanya berakhir pada 18 April lalu setelah dibekuk Unit Reskrim Polsek Lubuk Batang.

Keduanya diburu polisi karena pencurian dua ekor sapi milik Sariman (56), warga Blok D dusun III, Desa Air Wall, kecamatan Lubuk Batang.

Kapolres OKU AKBP Arif H Ritonga, SIK. MH melalui Kapolsek Lubuk Batang AKP Harianto mengungkapkan, pencurian sapi tersebut terjadi pada Desember 2020 lalu. Kala itu, Sariman melapor ke Polsek Lubuk Batang bahwa dua ekor sapi miliknya di kandang di belakang rumahnya hilang dicuri.

“Alhamdulillah, kedua pelakunya sudah ditangkap pada Minggu dini hari kemarin. Keduanya adalah Arif dan BY yang merupakan warga desa Kartamulya, kecamatan Lubuk Batang,” ungkap Harianto.

Dijelaskan Harianto, keduanya mencuri dua ekor sapi yang terdiri dari seekor sapi induk dan seekor anak sapi. Pencurian diketahui Sariman saat ia bangun tidur dan melihat sapi di kandang yang berada di belakang rumahnya. “Setelah empat bulan menyelidiki, polisi mendapat titik terang identitas dan lokasi kedua pelaku,” jelasnya.

Saat ini, sambung Harianto, Arif dan BY diamankan di sel tahanan Polsek Lubuk Batang untuk penyelidikan lebih lanjut. Dari tangan keduanya, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit Yamaha Mio M3 BG 3380 FAF, sebilah pisau dan sarungnya untuk menyembelih sapi, dan seutas tali tambang yang ditemukan di lokasi pemotongan sapi. Selain itu polisi juga telah mengambil keterangan saksi.

“Dari pengakuan kedua tersangka, kedua ekor sapi yang dicuri sudah dipotong (disembelih) di tengah kebun karet di desa Kartamulya. Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian sebesar Rp20 juta,” pungkasnya. (lee)