Duel, Penyadap Karet Tewas

Jenazah Darto dibawa ke desa Betung Selatan, Kabuaten PALI, menggunakan ambulans. Foto: herli yansah/oku ekspres. (*)

OKU – Apriyanto Sabarto alias Darto tewas mengenaskan. Pria 35 tahun tersebut merupakan warga desa Betung Selatan, Kecamatan Abab, Kabupaten Pali. Ia kehilangan nyawa setelah tubuhnya bersimbah darah akibat duel dengan DK (22) warga kecamatan Ulu Ogan. Duel maut tersebut terjadi di sebuah pondok kebun karet afdeling R2 desa Lunggaian, kecamatan Lubuk Batang.

Peristiwa mengenaskan ini terjadi pada 7 April lalu sekitar pukul 23.45 WIB. Darto tewas dengan luka di berbagai bagian tubuh. Diantaranya leher, dada kanan, lengan kanan atas, serta rusuk kiri.

Salah seorang saksi mata, Jon Tomas menuturkan, saat pembunuhan terjadi, dirinya tengah tertidur lelap. Namun sayup – sayup, pria yang tinggal sepondok dengan DK dan Darto mendengar suara ribut di dalam pondok.

Sekedar informasi, Darto, Jon, dan DK merupakan penyadap karet upahan. “Ketika saya terbangun, keduanya (Darto dan DK) sudah berkelahi. Saya berusaha melerai keduanya,” tutur pria 21 tahun yang tercatat sebagai warga Way Kanan, Lampung ini. 

Jon mengaku tidak mengetahui permasalahan yang menyebabkan Darto dan DK duel. Saat ia melerai Darto dan DK, tubuh Darto terhuyung. “Saat Darto terhuyung, DK kabur melalui pintu depan pondok. Ketika itu, saya baru sadar tangan saya dipenuhi darah Darto karena cahaya lampu di pondok memang redup,” lanjutnya.

Melihat temannya yang bersimbah darah, Jon lalu meminta pertolongan ke barak yang berjarak sekitar 15 menit perjalanan kaki. “Saya meminta tolong kepada orang yang ada di barak untuk membawa Darto ke rumah sakit,” timpalnya.

Sementara itu, Kapolres OKU AKBP Arif H Ritonga, SIK. MH melalui Kasat Reskrim Polres OKU AKP Priyatno belum bisa memberikan keterangan mengenai motif duel maut yang menewaskan Darto. “Petugas belum bisa menyimpulkan apapun terkait motif dan masalahnya,” ucap Priyatno.

Jenazah Darto telah dibawa menuju desanya di Kabupaten PALI. Jenazah dibawa menggunakan ambulance dari ruang jenazah RSUD Ibnu Sutowo Baturaja. (lee)