Pemerintah Tiadakan Pasar Bedug

Kawasan taman kota biasanya menjadi lokasi pasar bedug setiap Ramadan. Namun, tahun ini merupakan tahun kedua pasar bedug ditiadakan seiring belum redanya wabah corona di Kabupaten OKU. Foto: Mustofa/Oku Ekspres. (*)

OKU – Pasar bedug selama Ramadan 1442 H /2021 M ditiadakan. Tahun ini merupakan tahun kedua Pemerintah Kabupaten OKU meniadakan pasar bedug.

“Pasar bedug tahun ini ditiadakan. Surat keputusan kebijakan ini sudah diterima dari Bupati OKU pekan kemarin,” ujar Kepala Dinas Koperasi dan UMKM OKU Fahmi Alian melalui Kabid Kelembagaan dan Pengawasan, Firdaus, kemarin (5/4).

Surat tersebut merupakan jawaban Pemerintah Kabupaten OKU terkait surat Dinas Koperasi dan UMKM OKU mengenai kepastian pasar bedug tahun ini. “Pemerintah meniadakan pasar bedug,” tandasnya.

Para calon pedagang menyayangkan kebijakan tersebut. Pasalnya, pasar bedug merupakan saat yang dinantikan para pedagang untuk berjualan menu buka puasa atau takjil maupun sahur.

“Kemungkinan, saya akan jualan di tepi jalan. Semoga tidak diusir petugas,” ujar Indra, calon seorang pedagang yang sempat berencana akan berjualan di pasar bedug tahun ini.

Menurut Indra, pasar bedug tidak berbeda dengan pasar biasa. Namun, jam operasional dan produk yang dijual berbeda. “Padahal pendapatan dari berjualan di pasar bedug cukup lumayan,” tandasnya. (stf)