Oknum Camat Diduga Berbuat Mesum

OKU SELATAN – Sekretaris Daerah (Sekda) OKU Selatan, Romzi S.E., M.Si memastikan, siap memberi sanksi tegas pada seluruh pejabat publik, jika memang terbukti melakukan pelanggaran.

Termasuk dugaan adanya salah satu oknum Camat wilayah kecamatan Warkuk Ranau Selatan (WRS) inisial FR (50). Yang viral diberitakan tertangkap tangan warga tengah ngamar dihotel dengan seorang wanita yang bukan istri sahnya di wilayah Lampung Barat, pada Minggu (28/3) lalu.

Kepada awak Media, Sekretaris Daerah OKU Selatan, Romzi S.E., M.Si, mengaku baru mengetahui kasus dugaan oknum Camat di OKU Selatan yang tertangkap sedang ngamar dengan seorang wanita yang bukan istri sahnya tersebut.

Dikatakan oleh Sekda, perihal berita yang beredar tersebut dirinya menegaskan dalam waktu dekat pihaknya melalui inspektorat akan melakukan pendalaman terhadap kebenaran berita yang ramai beredar tersebut.

“Tentunya kami akan croscek terlebih dahulu kebenaran informasi tersebut, kalau benar tentu ada sanksi aturan-aturan yang diterapkan,”ujar Sekda diwawancara awak Media, Rabu (31/3).

Untuk kabar tersebut, tegas Sekda pihaknya belum tahu kebenarannya. Tetapi kalau memang benar maka akan diberikan sanksi tegas.

Sekda juga memastikan akan menindak tegas oknum camat tersebut. Terlebih dari informasi yang beredar, oknum camat tersebut menggunakan fasilitas negara untuk kegiatan melanggar hukum.

“Kalau terbukti menggunakan mobil dinas tentu akan ada sanksi teguran, tapi terkait perbuatan mesum yang diduga dilakukan ada pihak berwenang dan kita tunggu hasilnya seperti apa,” terangnya.

Seperti diketahui dari beberapa pemberitaan yang tengah heboh beredar di media online, jika Oknum Camat Warkuk FR (50) tersebut pergi bersama perempuan inisial H yang diduga selingkuhan untuk “ngamar” di penginapan Melati wilayah Sekincau Lampung Barat. Keduanya berangkat menggunakan mobil Daihatsu Terios Hitam BE 2127X.  

Selesai “ngamar” dua sejoli ini digrebek warga dan di mobil oknum Camat tersebut ditemukan nomor plat polisi BG 1820 VZ warna merah (plat dinas). Kemudian juga sebilah senjata tajam celurit.

Penggrebekan Oknum Camat ini sendiri dibenarkan langsung oleh Kapolsek Sekincau AKP Sukimanto saat diwawancari awak media yang bertugas diwilayah Kabupaten OKU Selatan.

Kendati demikian terang Kapolsek, oknum camat tersebut tak terbukti berbuat asusila. “Laporan dari kanit saya, mereka hanya jalan saja tidak ngamar tidak ada indikasi-indikasi (asusila) tersebut,”ujar Kapolsek Sekincau, AKP Sukimanto.

Sementara itu Oknum Camat FR yang berdinas di Kecamatan Warkuk Ranau Selatan (WRS) Kabupaten OKU Selatan saat coba dikonfirmasi oleh Harian OKU Selatan (HOS) belum memberikan tanggapan terkait kasus dugaan mesum yang menimpa dirinya tersebut. (end/res)