26 Gereja Dijaga Ketat

OKU – Perayaan Hari Kenaikan Isa Al-Masih pada 2 April lalu mendapat pengamanan ketat Polres OKU. Sejak H-1, sebanyak 26 gereja di Kabupaten OKU dijaga ketat. Pengamanan ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman umat Kristiani dalam menjalankan ibadah.

Pengamanan ini dilakukan untuk mengantisipasi aksi teror seperti yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, pada 28 Maret lalu. Bahkan Kapolres OKU AKBP Arif H Ritonga, SIK. MH serta para perwira Polres OKU memantau perayaan kenaikan Isa Al-Masih di salah satu gereja di kelurahan Air Gading, kecamatan Baturaja Barat.

Kapolres OMU AKBP Arif H Ritonga, SIK MH melalui Kasubbag Humas Polres OKU AKP Mardi Nursal menyebut, polisi memeriksa setiap jemaat yang memasuki gereja untuk mengikuti ibadah. Selain pemeriksaan tubuh, polisi juga memeriksa barang bawaan jemaat untuk memastikan tidak ada benda berbahaya.

“Untuk mengenali jemaat yang akan ibadah di gereja, polisi juga melibatkan petugas gereja,” ucap Mardi, kemarin (4/4).

Dirinya melanjutkan, untuk pengamanan perayaan Hari Raya Paskah itu, Polres OKU menurunkan sepertiga kekuatan untuk mengamankan 26 gereja di Kabupaten OKU. “260 petugas mengamankan 26 gereja. Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup, ditambah pengamanan dari petugas gereja,” lanjutnya.

Mardi juga menjelaskan patroli rumah ibadah sudah dilakukan Polres OKU jauh-jauh hari. Sejak bom bunuh diri di Makassar terjadi, pihaknya meningkatkan jumlah patroli.

“Polres OKU sudah bertemu dengan beberapa tokoh agama dan pemuda (MUI, NU, HMI, PMII, dan tokoh lainnya) untuk mendukung keamanan di Kabupaten OKU agar tetap kondusif,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyatakan rangkaian perayaan Paskah di Tanah Air berjalan aman dan lancar, meski sebelumnya terjadi aksi terorisme di Makassar dan serangan di Mabes Polri.

“Alhamdulilah, Puji Tuhan dari seluruh rangkaian kegiatan, seluruhnya berjalan dengan aman dan lancar,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, ketika mengecek kondisi keamanan di Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan, kemarin (4/4).

Menurut dia, TNI dan Polri terus melaksanakan pengamanan dari setiap rangkaian Paskah mulai Kamis Putih, Jumat Agung, Malam Paskah hingga puncaknya Hari Raya Paskah.

Meski begitu, TNI dan Polri akan terus melaksanakan pengawalan dan pengamanan hingga seluruh rangkaian ibadah selesai.

Untuk itu, ia mengimbau jemaat untuk tidak perlu khawatir karena TNI dan Polri memberikan rasa aman.

“Oleh karena itu, tidak perlu ada kekhawatiran dan kita harapkan seluruh rangkaian perayaan bisa berjalan dengan lancar dan khusyuk,” imbuh jenderal bintang empat itu.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo tiba di GBI Fatmawati sekitar pukul 17.00 WIB.

Kedatangan pemimpin Polri itu untuk mengecek kondisi keamanan di Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan.

Ia kemudian disambut oleh panitia gereja setempat dan langsung masuk ke dalam gereja selama sekitar 15 menit.

Hadir dalam kunjungan Kapolri itu Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Fadil Imran dan Kepala Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah serta jajaran terkait lainnya. (lee/fin)