Pelaku Curanmor Dibekuk

2
Pelaku curanmor di desa Tanjung Durian yang berhasil diamankan petugas dari Polsek Buay Pemaca, Minggu (28/2). Foto : Andi/HOS. (*)

OKU SELATAN  – Petugas dari Satuan Reskrim Polsek Buay Pemaca yang dipimpin Kanit Reskrim, Bribka Robit Tusroy SH, Minggu (28/2) kemarin mengamankan tersangka Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) yang telah beraksi di Desa Tanjung Durian Kecamatan Buay Pemaca.

Kapolres OKU Selatan, AKBP Zulkarnain Harahap,. S.I.K, melalui Kapolsek Buay Pemaca Iptu Ernopid didampingi Kanit Reskrim Polsek Buay Pemaca Bripka Robit Tusroy SH menyebutkan tersangka yang diamankan yakni Hengky (19), warga Desa Jagaraga Kecamatan Buana Pemaca Kabupaten OKU Selatan.

Adapun untuk kronologis kejadian, Kanit Reskrim Polsek Buay Pemaca Bribka Robit Tusroy SH mengatakan pada hari Minggu (28/2) sekira pukul 08.30 wib, korban Eko Susilo (34) yang tercatat sebagai warga desa Tanjung Baru Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan akan pergi kekebun dan diperjalanan, tepatnya di desa Tanjung Durian ban depan motor korban pecah.

Atas kondisi ini, lalu korbanpun menghentikan motor yang digunakannya dan menitipkannya dihalaman depan warung milik saksi Yanto. Korban pun lantas kembali kembali ke rumah untuk mengambil motor.

Namun tatkala korban kembali lagi kempat motor yang pecah ban tersebut, korban mendapati motor miliknya yang mengakani pecah tersebut sudah tidak ada lagi ditempat tersebut.

Mendapati kenyataan ini, korban berteriak dan masapun berkumpul lantas langsung melakukan pengejaran ke arah Desa Tanjung Sari. Diperjalanan didepan rumah Kadus Rudi, korban melihat pelaku sedang mengendarai motor miliknya.

“Mendapati pelaku sedang mengendarai motor miliknya, korban langsung menghadang pelaku. Melihat hal ini pelaku langsung menggeletakan motor tersebut dan berlari kedalam kebun jagung,” ujar Kanit Reskrim Polsek Buay Pemaca Bribka Robit Tusroy SH.

Selanjutnya, terang Kanit, korban bersama dengan masyarakat desa lainnya langsung menelusuri kedalam kebun jangung namun pelaku tidak ditemukan dan kemudian korban dan masyarakat lainya kembali lagi kejalan dan berkumpul.