Pantau Prokes, Dirikan Posko di Dua Pasar

Posko pemantau protokol kesehatan didirikan di Pasar Atas. Pendirian posko ini untuk memastikan protokol kesehatan dilaksanakan oleh masyarakat. Foto : Mustofa/Oku Ekspres. (*)

OKU – Dua posko didirikan di Pasar Atas dan Pasar Baru. Pendirian posko ini pun mengundang tanya para pedagang di kedua pasar tersebut.

“Posko ini didirikan untuk mengawasi Pedagang Kaki Lima (PKL) atau pos penjagaan,” tanya Ahyar, salah satu pengunjung pasar, kemarin (16/2). Warga kelurahan Air Gading, kecamatan Baturaja Barat ini mengatakan, pendirian posko tersebut sangat tepat untuk mengawasi PKL yang berjualan di Jln Warsito.

“Selain PKL, Jl Warsito juga sering digunakan untuk mangkal penarik ojek,” sebutnya.

Sementara itu, Sekretaris Satgas Covid 29 Amzar Kristopa menuturkan, posko di dua pasar tersebut memiliki dua fungsi. Pertama untuk mengawasi PKL dan mengawasi penerapan protokol kesehatan (prokes) oleh masyarakat.

“Untuk pengawasan prokes di pasar. Kemungkinan, posko tersebut akan dijaga sampai akhir tahun,” ujarnya.

Dijelaskan Amzar, petugas posko siaga sejak pagi hingga pasar sepi. Jadwal tersebut berbeda dengan posko utama di taman kota. “Bila pengunjung pasar sepi, maka tugas hari itu rampung. Personil BPBD OKU juga dilibatkan dalam pengawasan ini,” tandasnya. (stf)