Targetkan 220 Ribu Warga Divaksin

9

OKU – Dinkes OKU menargetkan 220 ribu masyarakat Kabupaten OKU divaksin untuk memutus rantai penyebaran virus corona di Bumi Sebimbing Sekundang.

Kepala Dinkes OKU Husni Thamrin melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Andi Prapto menuturkan, vaksinasi ini dalam upaya memutus penyebaran virus Corona menyasar pada 220 ribu masyarakat Kabupaten OKU.

“Untuk menyukseskan program ini, disiapkan 440 ribu dosis vaksin Sinovac yang akan didistribusikan secara bertahap,” kata Andi.

Untuk tahap I, lanjut Andi, Dinkes OKU menerima 5.360 dosis vaksin Sinovac yang diperuntukan 2.651 tenaga kesehatan di Kabupaten OKU. “Tahap I vaksinasi tenaga kesehatan dilakukan hari ini. Setelah vaksinasi bagi pelayanan publik, dilanjutkan untuk masyarakat berusia 17-59 tahun dan tidak memiliki penyakit bawaan,” terang Andi.

Dijelaskan Andi, manfaat vaksinasi Sinovac ini antara lain yaitu dapat menciptakan respon antibodi untuk sistem kekebalan tubuh manusia. “Sehingga kebal dari penyebaran virus Corona,” imbuh Andi.

Oleh sebab itu, ia menghimbau agar masyarakat tidak takut disuntik vaksin guna memutus rantai penyebaran virus Corona khususnya di Kabupaten OKU. “Saya sendiri sudah divaksin. Alhamdulillah hingga saat ini tidak ada efek samping yang saya rasakan setelah divaksinasi. Jadi, masyarakat jangan terlalu khawatir karena vaksin Sinovac aman bagi tubuh manusia,” tegas Andi.

Kendati demikian, tidak semua orang bisa divaksin. “Ada beberapa katagori ketentuan yang tidak bisa divaksin, diantaranya adalah faktor usia,” ucap Kepala Dinas Kesehatan OKU, H Husni Thamrin SE MM.

Selain itu, lanjut Tamrin, dalam pelaksanaan program vaksinasi, ada beberapa ketentuan yang tidak boleh diberikan suntik vaksin. “Warga yang menderita penyakit jantung, gagal ginjal, darah tinggi, diabetes, dan ibu hamil,” terang Tamrin.

Sebelum disuntik vaksin, lanjut Tamrin, calon penerima vaksin harus melalui screning oleh tim dokter. Kalau lolos screning langsung disuntik. “Jika tidak lolos screening, terpaksa ditunda hingga benar dinyatakan siap divaksin,” tukas Tamrin. (bet)