Penjemuran Jagung Terkendala Cuaca

6
Sebagian petani jagung di kecamatan Lubuk Raja mulai memanen jagung. Namun, proses penjemuran jagung terkendala cuaca. Foto: ist (*)

OKU – Petani jagung di beberapa wilayah di Kabupaten OKU sudah mulai panen. Namun, sebagian wilayah lainnya belum panen. Sehingga petani masih menunggu usia jagung hingga cukup untuk dipanen.

“Namun, penjemuran jagung terkendala cuaca yang lebih sering hujan dibanding panas,” kata Asep, seorang penyuluh pertanian lapangan, kemarin (28/1). Ia mengungkapkan, sesaat setelah jagung dipanen, jagung tersebut dijemur.

Namun karena cuaca yang tak menentu, maka penjemuran jagung tidak memungkinkan untuk dilakukan. “Karena sering hujan, petani hanya hanya memangkas ujung pohon jagung. Sedangkan buah jagung masih dibiarkan di pohon,” terang Asep.

Ia menjelaskan, buah jagung yang dibiarkan di pohon akan menua dan terjemur sinar matahari. Petani akan membiarkan jagung tersebut hingga cuaca stabil. “Setelah itu, petani kembali akan memanen jagung. Karena jagung sudah tua di pohon, maka penjemuran jagung tak berlangsung lama,” tegas Asep. (gun)