Rp65 M untuk Perluas Jaringan

4

OKU – Pada 2022 mendatang, PDAM Tirta Raja OKU akan mendapat kucuran dana dari pemerintah pusat sebesar Rp65 miliar. Dana segar tersebut untuk membangun dua Sistem Penyediaan Air Minum atau SPAM. Yakni di Kecamatan Peninjauan dan di Kecamatan Baturaja Timur.

“Awalnya dana ini akan dikucurkan pada tahun ini. Namun karena pandemi Covid-19, alokasinya digeser pada 2022 mendatang,” ungkap Dirut PDAM OKU H Abi Kusno, kemarin (27/1).

Abi menjelaskan, pembangunan SPAM Peninjauan, alokasi dana yang akan diterima PDAM OKU adalah sebesar Rp25 miliar. Dana tersebut untuk membangun instalasi pengelolaan, instalasi intake, dan pipa induk.

“Jika jadi dibangun kapasitas SPAM Peninjauan adalah 20 liter/detik yang mampu melayani pelanggan sebanyak 1.800 sambungan,” ungkap Abi.

Sementara untuk SPAM Sekarjaya (Kecamatan Baturaja Timur), dana yang akan diterima adalah sebesar Rp40 miliar. “Kapasitasnya adalah 60 liter/detik untuk melayani 5.000 pelanggan  baru,” tegasnya.

Abi mengatakan, suntikan dana Rp65 miliar itu diperoleh PDAM OKU setelah mengajukan usulan ke Balai Satuan Kerja Air Minum Sumsel. Selanjutnya usulan itu diteruskan ke pemerintah pusat.

“Alhamdulilah usulan kita direspon pusat. Kalau saja tidak ada covid-19, maka proyek pembangunan dua SPAM ini sudah bisa kita realisasikan awal Januari 2021,” terang Abi.

Sementara khusus program 2021, ungkap Abi, mengingat sedang pandemi Covid-19, pihaknya tahun ini fokus terlebih dahulu meningkatkan pelayanan kepada konsumen serta menertibkan pelanggan nakal.

“Alhamdulilah saat ini jumlah pelanggan kita sudah mencapai 17 ribuan. Padahal tiga tahun lalu jumlahnya masih dibawah 10.000 pelanggan. Sementara untuk penertiban pelanggan nakal terus kita galakan dengan melibatkan TNI dan Polri,” pungkas Abi. (bet)