Pura-pura Salat, Bongkar Kotak Amal

12

OKU SELATAN – Sepandai-pandai tupai melompat, pasti akhirnya akan terjatuh juga. Nasip ini juga yang harus dirasakan Rangga Paradinata (18) warga Bandar Lampung. Pemuda  tanggung yang kepergok mendongkel kotak amal di masjid Terminal Muaradua ini kini terpaksa merasakan dinginnya jeruji besi akibat perbuatannya.

Kapolres OKU Selatan, AKBP Zulkarnain Harahap,S.I.K, melalui Kasat Reskrim AKP Apromico, SH.SIK.NH, mengatakan aksi Rangga membobol kotak amal masjid tersebut bukan pertama kali dilakukannya, namun sudah ke empat kalinya. Aksi ini dilakukannya dimasjid-masjid di OKU Selatan.

“Modusnya pelaku ini dengan berpura-pura ikut sholat berjamaah dulu. Setelah itu baru melakukan aksinya memobol kotak amal, setelah jamaah sepi,” terang Kasat Reskrim.

Dikatakan oleh Kasat, sebelumnya tersangka ini berhasil malakukan aksinya, akan tetapi aksi rangga untuk kembali mencongkel kotak amal kali ini tak bejalan mulus. Karena petugas masjid bernama Samad (50) merasa curiga melihat gelaget tersangka.

“Karena pernah merasakan kehilangan kotak amal di masjid pada 3 Desember 2020 lalu, akhirnya petugas masjid merasa curiga dengan gelagat tersangka yang sholat Ashar namun melebihi empat rakaat. Setelah itu petugas masjid meminta tolong kepada warga untuk melakukan melakukan pengintaian,” jelasnya.

Setelah dilakukan pengintaian oleh beberapa warga, akhirnya tersangka tertangkap basah dan melakukan penangkapan. Setelah diperiksa didapat sebilah pisau dipinggang, yang juga digunakan untuk mencongkel kotak amal masjid.

“Setelah diintrograsi tersangka mengakui perbuatannya sudah melakukan sebanyak empat kali,” jelas Kasat.

Untuk tersangka sendiri, jelas Kasat, kini sudah diamankan ke Sat Reskrim Polres OKU Selatan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. “Tersangka kita kenakan Pasal 363 KUH Pidana, tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan acaman pidananya paling lama 7 tahun kurungan,” pungkasnya. (ant)