Indisipliner, Lima Honorer Di-PHK

7

OKU – 5 dari sekitar 535 tenaga honorer di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten OKU dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Pemicunya adalah bertindak indisipliner atau tidak patuh pada peraturan dan atau melanggar disiplin kerja.

Kepala DPKP OKU, Aminilson menerangkan, dalam memutuskan PHK lima honorer tersebut bukan karena sentimen pribadi atau keinginan sepihak. Melainkan pelanggaran yang dilakukan lima tenaga sudah melampaui batas.

“Setiap pelanggaran yang dilakukan honorer tersebut, tentunya ada Surat Peringatan (SP) 1, SP 2 dan SP 3. Sementara, kelima honorer ini bukan hanya SP1, 2 dan 3 saja. Melainkan ditolerir hingga peringatan ke 4 dan ke 5,” terang Aminilson.

Dalam setiap pelanggaran yang dilakukan kelima honorer tersebut, pihaknya selalu memanggil yang bersangkutan untuk dilakukan pembinaan. Namun, apa lacur, hingga peringatan ke 3, yang bersangkutan tetap melanggar disipilin. Namun, diberi ampunan diberi peringatan ke 4.

“Pada peringatan terakhir atau ke 5, yang bersangkutan membuat surat pernyataan di atas meterai yang menyatakan bahwa yang bersangkutan tetap melanggar. Makanya, karena yang bersangkutan melanggar sendiri apa yang sudah dijanjikannya, diputuskan dilakukan PHK,” tegas Aminilson.

Ditegaskan Aminilson, jika pihaknya tidak mengambil tindakan tegas, dirinya bakal kehilangan wibawa sebagai pimpinan di mata honorer yang lainnya. “Bukan serta merta diberhentikan atau sentimen pribadi, yang bersangkutan bertindak indisipliner. Bahkan, dari panggilan pertama hingga peringatan ke lima tenggat waktunya sudah sekian lama,” tukas mantan Kepala Dinas Perhubungan OKU ini.