Petugas Temui KPM di Rumah

6
Petugas Kantor Pos Baturaja menyalurkan BST tahun 2021 kepada KPM dengan kriteria tertentu. Upaya jemput bola ini dilakukan untuk percepatan penyaluran BST sampai 100 persen. Foto : Ist. (*)

OKU – Merealisasikan pembayaran Bantuan Sosial Tunai (BST), Kantor Pos Baturaja sebagai juru bayar BST tidak hanya melayani di kantor. Namun, berbagai cara diupayakan.

“Penyaluran BST ada tiga cara yang dilakukan. Yakni, pembayaran di kantor pos atau kantor unit pos. Kemudian pembayaran melalui komunitas dan ke rumah warga,” ujar Kepala Kantor Pos Baturaja, Aldy Frandinca Rinaldy, kemarin (12/1).

Layanan hingga ke rumah ini, sambung Aldy, dikhususkan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menyandang disabilitas, lumpuh, atau lainnya yang membuat KPM tak bisa datang ke kantor pos maupun ke layanan komunitas. “Kebijakan ini sudah dimulai sejak Senin lalu,” kata Aldy.

Layanan tersebut, jelas Aldy, berdasarkan laporan dari keluarga KPM terkait kondisi penerima. Setelah laporan diterima, pihaknya mengutus petugas agar menyalurkan BST di rumah KPM.

“Berdasarkan laporan keluarga dan ada juga yang random atau acak,” kata Aldy. Ia menjelaskan, penyaluran secara acak adalah memilih 50 KPM di satu kelurahan atau desa.

“Tapi tetap diupayakan yang penyandang difabel atau yang sakit. Tapi kalau tidak ada, yang sehat pun diberikan di rumah,” katanya.

Upaya lain yang dilakukan yakni berkoordinasi dengan Dinas Sosial OKU agar penyaluran BST cepat rampung 100 persen. “Sampai saat ini sudah lebih 50 KPM yang dikunjungi dengan kriteria khusus tadi, ” tandasnya.

Sejak 11 Januari kemarin, Kantor Pos Baturaja menyalurkan BST sebagai lanjutan program bantuan tahun lalu. Bantuan tersebut untuk meringankan ekonomi masyarakat di tengah pandemi. (stf)