Truk Sawit Masuk Jurang

16
Truk bermuatan kelapa sawit yang terperosok ke dalam jurang di pangkal jembatan Air Aman di desa Lubuk Batang Lama, kecamatan Lubuk Batang. Foto: ist. (*)

OKU – Sebuah kecelakaan tunggal dialami truk kelapa sawit, kemarin (6/1) sekitar pukul 01.30 WIB. Kecelakaan ini terjadi di jembatan darurat Air Aman di desa Lubuk Batang Lama, kecamatan Lubuk Batang.

Truk yang sarat muatan itu terperosok ke jurang sedalam 5 meter lebih saat melintasi jembatan darurat yang belum lama ini dibangun.

Agung, warga desa Air Wal yang mengemudikan truk tersebut menuturkan, kecelakaan itu terjadi saat ia melintasi jembatan untuk menjual buah sawit ke kabupaten Muara Enim. Saat melintasi jembatan itu, ban kanan belakang terlalu ke pinggir hingga melintasi bibir jurang. Akibatnya tanah di tepi jurang amblas.

“Lalu mobil oleng ke kanan, saya berhasil lompat untuk menyelamatkan diri. Sedangkan mobil jatuh ke jurang,” tutur Agung. Sebenarnya, kata Agung, ia hendak melewati jalan alternatif yang tembus ke Desa Kurup mengingat muatan yang ia bawa kala itu seberat 6 ton buah sawit.

Namun informasi yang ia terima, di jalan alternatif itu ada mobil yang sedang terjebak sehingga tidak memungkinkan untuk dilintasi. “Jadi tidak ada pilihan lain, terpaksa saya lewat jembatan ini. Tapi justru saya mengalami kecelakaan,” lanjutnya.

Sementara itu, warga sekitar lokasi kejadian yang menyaksikan proses evakuasi truk yang dikemudikan Agung menyayangkan kejadian itu. Apalagi jembatan darurat itu dibangun bukan untuk dilalui kendaraan bertonase berat.

“Kan sudah ada peringatan jalan ini bukan untuk truk, tapi masih bandel. Beginilah jadinya,” ucap warga. Ia juga menyebut, pada malam truk terperosok di jembatan itu memang tidak ada yang menjaga atau mengatur lalu lintas kendaraan yang lewat. Hal ini dikarenakan di wilayah itu pada malam kejadian sedang diguyur hujan.

“Semalam itu memang tidak ada yang jaga di sini karena hujan. Biasanya kalau tidak hujan, ada warga yang jaga. Pasti mobil seperti ini tidak diperbolehkan lewat,” tandasnya. (lee)