Petani Karet Tewas di Kebun Karet

12

OKU – Tarmizi (28), warga desa Tanjung Kurung, kecamatan Semidang Aji tewas bersimbah darah di kebun karet milik H Zusi di desa Ulak Pandan. Ia meregang nyawa setelah duel dengan Yudiansyah (28), warga desa Ulak Pandan, kecamatan Semidang Aji pada 30 Desember silam.

Keduanya duel diduga karena dilatarbelakangi pencurian getah karet milik Yudiansyah yang dilakukan Tarmizi. Tarmizi tewas dengan luka bacok di pinggang kiri dan leher kiri.

Menurut informasi, peristiwa berdarah yang terjadi di kebun karet milik H Zusi, desa Ulak Pandan terjadi pukul 20.00 WIB.

Kapolres OKU AKBP Arif H Ritonga, SIK. MH melalui Kasat Reskrim Polres OKU AKP Priyatno menjelaskan, kejadian itu terjadi ketika Tarmizi sedang berada di kebun Yudiansyah. Saat itu, Tarmizi diduga kuat akan mencuri getah beku hasil sadapan Yudiansyah.

Di waktu bersamaan, Yudiansyah datang ke kebun untuk mengintai orang yang sering mencuri getah bekunya.  “Tarmizi tertangkap tangan sedang mencuri getah beku sadapan Yudiansyah,” kata Priyatno.

Spontan Yudiansyah meneriaki Tarmizi. Namun bukanya mengaku salah, Tarmizi justru marah dan menyerang Yudiansyah dengan senjata tajam. Beruntung, Yudiansyah berhasil menghindari serangan Tarmizi.

Merasa nyawanya terancam, Yudiansyah yang juga membawa  parang mencabut  parang miliknya dan menyerang Tarmizi. Telak, parang Yudiansyah mengenai pinggang kiri dan leher kiri Tarmizi. Akibat luka parah, Tarmizi tumbang bersimbah darah.