Periksa 10 Saksi Dugaan Korupsi di Dinkes OKU Timur

10

OKU TIMUR – Kejaksaan Negeri (Kejari) OKU Timur terus melakukan penyelidikan terkait adanya dugaan korupsi di Dinas Kesehatan OKU Timur. Dugaan kasus korupsi ini terkait pembangunan Puskesmas Sukaraja, Kecamatan Buay Madang tahun anggaran 2019.

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) OKU Timur Dr Akmal Kodrat SH melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Aci Jaya Saputra SH, sejauh ini pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 10 orang saksi yang terlibat dalam pembangunan Puskesmas tersebut. Mulai dari saksi dari pihak Dinkes hingga saksi dari pihak pengawas dan rekanan.

“10 orang yang sudah kita periksa tersebut diantaranya Kepala Dinas, Sekretaris, Pegawai Dinkes, pihak rekanan sampai dengan saksi dari Dinas PU TR selaku pengawas,” ujar Aci saat dibincangi di ruang kerjanya, Selasa (29/12).

Aci menjelaskan, selain telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi, pihaknya juga sudah turun ke lokasi bersama tim ahli untuk melakukan pemeriksaan. Selain itu, pemeriksaan saksi masih akan terus dilakukan yang pada awal tahun mendatang.

“Saat kami turun pertama kali ke lokasi indikasi kerusakan bangunan telah ada dan saat ini belum ada perbaikan. Berarti indikasi perbuatan melanggar hukumnya telah ada. Kemudian untuk nilai kerugian negaranya, kita telah menurunkan tim ahli guna melakukan pemeriksaan dan penghitungan,” jelasnya.

Diketahui, dugaan korupsi dalam pembangunan Puskesmas Sukaraja, Kecamatan Buay Madang ini sebelumnya juga telah dilakukan pemeriksaan oleh Polda Sumsel. Dimana Puskesmas tersebut dibangun menggunakan dana APBD OKU Timur tahun 2019 dengan nilai proyek Rp1,3 miliar. Sementara, Kepala Dinas Kesehatan OKU Timur Zaenal Abidin beserta Sekretarisnya Ya’kub ketika dikonfirmasi melalui seluler pribadinya terkait hal ini tidak memberikan jawaban. (inz).