ABG Diduga Digagahi Dua Pria

OKU – Sungguh miris nasib yang dialami anak di bawah umur berinisial T (14). Warga Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Baturaja Timur tersebut diduga menjadi korban tindak asusila oleh dua pria yang berinisial M dan D.

Ibu korban berinisial MR mengadukan masalah tindak asusila ini kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) OKU. “Kami tidak terima. Hukum seberat-beratnya pak,” kata MR saat berada di sekretariat KPAI, kemarin (30/12).

Menurut MR, anaknya tidak berani menceritakan kejadian memilukan tersebut kepada mereka. Justru mereka dapat informasi awal dari para tetangga. “Kami baru mengetahui kejadian ini,” ujarnya.

Diperkirakan aksi bejat pelaku pertama terjadi beberapa bulan lalu. Anaknya, menurut MR, diancam oleh pelaku. “Kalau dak ku kawini atau ku bunuh disinilah,” kata MR menirukan apa yang disampaikan pelaku M.

Menurut pengakuan korban, aksi asusila itu ada yang dilakukan pelaku di dalam gudang. Sedangkan perbuatan lain dilakukan pelaku lain di hotel. Awalnya, mereka mendapat informasi dari tetangga, kalau anaknya T dilecehkan oleh pelaku berinisial M, yang berprofesi sebagai pandai besi.

Mendapat kabar tersebut mereka bertanya lebih dalam kepada T, sehingga mendapat penjelasan kalau ada pelaku lain berinisial D yang juga ikut merenggut kehormatannya.

Menurut korban, M beraksi saat T hendak berbelanja di warung dekat rumahnya. Saat itu pelaku mengajak korban dengan alasan minta diurut. “Urutkan dulu uwak ni, gek dikasih duit Rp20.000,” kata orang tua korban menirukan ucapan pelaku.

Lalu pelaku menarik tangan korban dan membawa ke dalam gudang, serta menguncinya. “Kalau dak galak kau kukawini atau kubunuh,” ujar M.