Bupati Terima Penghargaan dari KPK

JAKARTA – Kabupaten OKU, satu dari tiga kabupaten se Indonesia yang menerima penghargaan Pengelolaan LHKPN Terbaik 2020 untuk kategori wajib lapor 10 – 500.

Kemudian, Pemerintah Kabupaten Bone (Sulawesi Selatan) dengan kategori wajib lapor di atas 1000, lalu Kabupaten Badung (Bali) dengan kategori wajib lapor 500 – 1000.

Penghargaan LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara ) merupakan penghargaan untuk instansi dan lembaga yang secara rutin melaporkan kekayaannya ke KPK. Pemberian penghargaan ini didasarkan pada beberapa kriteria penilaian yaitu jumlah total wajib lapor, tingkat kepatuhan pelaporan, ketepatan waktu pelaporan, dan jumlah wajib lapor online.

“Kita bersyukur dan berterima kasih kepada KPK yang telah memberi apresiasi kepada kita,” ucap Bupati OKU Drs H Kuryana Azis. Penghargaan diberikan oleh Ketua KPK RI Firli Bahuri yang bersamaan dengan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia tahun 2020 di Gedung KPK, Jakarta, kemarin (22/12).

Capain ini menjadi bukti manajemen kepemimpinan secara jujur. Selain bukti pelaporan yang disiplin dan jujur, penghargaan ini juga menunjukkan tingkat integritas pejabat dalam sangat tinggi dan tingkat korupsi di Kabupaten OKU sangatlah rendah.

“Capaian ini menjadi penyemangat untuk jajaran Pemkab OKU untuk terus berjuang dan bersemangat melawan korupsi,” tukas Kuryana.

Kuryana  memastikan komitmennya dalam melaksanakan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan benar di Kabupaten OKU. “Kita masuk kategori wajib lapor LKHPN 50-500,” sebutnya.

Tidak lupa dia mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kabupaten OKU yang melaksanakan kinerja dengan sungguh-sungguh. ”Penghargaan ini akan dipertahankan dan ditingkatkan lagi,” tegas Kuryana. (adv)