Melerai, Justru Ditantang Berkelahi

Proses perdamaian Ahmad dan Abdul Rohim di hadapan perangkat desa Battuwinangun. Foto: ist (*)

OKU – Perselisihan yang nyaris berujung adu otot antara Abdul Rohim dan Ahmad berhasil diredam Bhabinkamtibmas Desa Batu Winangun Polsek Lubuk Raja Aipda Ardi Tanzili, SE. Keduanya merupakan warga dusun Cindramulya, blok R, desa Batuwinangun, kecamatan Lubuk Raja pada 15 Desember lalu.

Pertikaian kedua warga tersebut dipicu karena masalah sepele. Yakni karena ada ucapan yang tidak menyenangkan.

Kapolres OKU AKBP Arif H Ritonga, SIK. MH melalui Kasubbag Humas Polres OKU AKP Mardi Nursal menjelaskan, pertikaian tersebut berawal ketika Abdul Rohim sedang bertengkar dengan saudara kandungnya.

“Mengetahui ada pertengkaran itu, Ahmad yang merupakan tetangga Abdul Rohim menegur untuk melerai pertengkaran dua saudara tersebut. Ternyata Abdul Rohim tidak terima ditegur Ahmad. Ia pun berkata kasar kepada Ahmad dan menantang Ahmad berkelahi,” ucap Mardi.

Mengetahui pertikaian tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Batu Winangun Polsek Lubuk Raja Aipda Ardi Tanzili, SE melerai dan berusaha mendamaikan keduanya.

Upaya tersebut berhasil, di hadapan kades Battuwinangun  Slamet Farida, Wakil Ketua BPD Miskam, Sekdes Desi Fitriani, Kadus Cindra Mulya II Battuwinangun Maryanti, Ketua RT 02 Cindra Mulya II Toni, kedua warga tersebut sepakat damai dan membuat surat perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.

“Kedua belah pihak yang bertikai diberi pemahaman dan nasihat agar tidak memperpanjang masalah tersebut karena dapat merugikan kedua belah pihak dan warga lainnya,” lanjut Mardi.

Usai mendapat penjelasan dari semua pihak, kedua belah pihak bersedia berdamai dan berjanji tidak akan memperpanjang masalah tersebut serta membuat surat perjanjian yang di tandatangani kedua belah pihak.

“Kedua pihak sepakat untuk berdamai dan tidak akan mengulangi perbuatan mereka. Mereka kemudian menandatangani surat pernyataan bermaterai,” tutupnya. (lee)