Antisipasi Tumbang, Pohon Besar Ditebang

OKU – Kerindangan pohon peneduh di perempatan Kejari OKU sudah lama dikeluhkan warga dan pengguna jalan.

Pasalnya, selain mengganggu aliran listrik, pohon tinggi dan rindang tersebut juga rentan tumbang saat terjadi hujan angin. “Sudah lama warga ingin pohon itu dipangkas. Apalagi sekarang musim hujan,” ujar Jono, salah satu pemilik usaha di kawasan tersebut.

Pemangkasan pohon, kata dia, dimulai pukul 08.30 WIB. Selama pemangkasan, arus lalulintas dialihkan ke jalur lain. Pemangkasan masih berlangsung hingga pukul 11.00 WIB.

“Proses pemangkasan pohon sempat terganggu kendaraan lewat. Tapi sebentar. Saya lebih setuju pemangkasan pohon dilakukan sekarang sebelum hujan deras semakin sering turun,” tandasnya.

Selama pemangkasan pohon berlangsung, listrik padam untuk mengantisipasi terjadinya korsleting. Selain itu, PT PLN Baturaja juga mengganti trafo di perempatan Kementerian Agama OKU.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman OKU, H Aulia Mahdi melalui Kabid Kawasan Permukiman H Mujaim mengatakan, pemangkasan tanam tumbuh tersebut merupakan kerjasama tiga instansi.

“PLN, Dinas Perkim OKU, dan Dishub OKU. Pohon yang terlalu tinggi dan rimbun cukup berbahaya, ” katanya. Selain itu, pemangkasan pohon tersebut membuat penerangan jalan raya lebih maksimal.

“Saat ini, penerangan jalan terhalang oleh kerimbunan daun. Sehingga kurang maksimal,” tandas Mujaim. (stf)