Banyak Warga Abaikan Prokes

Tim penertiban protokol kesehatan (prokes) Satgas Covid 19 memberi sanksi push up kepada salah satu pelanggar di dekat taman A Yani. Foto : Ist. (*)

OKU – Upaya pencegahan penyebaran Covid 19 masih dilakukan Satgas Covid 19 OKU. Sayangnya, ketika tim berusaha keras, justru masih ada masyarakat yang abai.

“Tadi ada pemotor yang ditilang karena tidak pakai helm, tak pakai masker ditambah lagi, sikap kurang baik terhadap petugas,” ujar salah satu petugas, kemarin (15/12).

Menurut dia, selama razia prokes, masih ditemukan warga yang tidak kooperatif dengan aturan prokes. Namun, dirinya tidak tahu jumlah pelanggaran selama razia. “Harusnya tercatat agar diketahui apakah razia ini efektif atau tidak. Sehingga bisa dicari solusi lain agar warga mematuhi prokes,” jelasnya.

Sekretaris Satgas Covid 19 OKU Amzar Kristopa membenarkan masih ada temuan warga yang melanggar prokes.

“Setiap hari melakukan razia masker. Masih saja ada masyarakat yang tidak memakai masker. Padahal kita juga selalu memberikan bantuan masker ketika razia dilakukan,” jelasnya.

Masih kata Amzar, banyak alasan masyarakat yang melanggar protokol  kesehatan. Tapi yang paling banyak adalah lupa pakai masker.

“Sejauh ini sanksi bagi pelanggar masih berupa sanksi ringan. Yaitu berupa push up atau mengambil sampah di tempat tertentu,” tandasnya.

Pantauan koran ini, prokes diterapkan pengguna jalan hanya sebatas di depan petugas atau di titik razia. Biasanya, para pelanggar mengenakan masker mulai dari jembatan ogan 1 hingga pertigaan RS Dr Noesmir. (stf)