Nihil Pelanggaran Prokes di Pilbup

8

OKU – Dalam pengawasan Pilkada OKU 2020, anggota Bawaslu RI, Rahmat Bagja SH LLM menyatakan, dirinya mendapat laporan pelaksanaan Pilkada OKU nihil pelanggaran protokol kesehatan (prokes).

“Ada beberapa hal yang mungkin melanggar protokol kesehatan. Tapi saat memantau di Kabupaten Ogan Ilir (OI), sebelum ke Kabupaten OKU, tidak ada laporan mengenai pelanggaran prokes Covid – 19,” terang Rahmat.

Khusus di Kabupaten OKU, lanjut Rahmat, dirinya mendapat laporan nihil pelanggaran prokes dan situasinya kondusif. “Sehingga bisa kita simpulkan di beberapa kabupaten tidak ada pelanggaran protokol kesehatan,” tegas Rahmat.

Selain itu, dirinya berkeyakinan pada saat pencoblosan di seluruh Sumsel tidak ada pelanggaran prokes Covid – 19. “Kalau pun ada jumlahnya sangat minim,” tukas Rahmat.

Terkait partisipasi pemilih, lanjut Rahmat, dari hasil pengawasan pihaknya di Kabupaten OKU tingkat partisipasi  pemilih menggunakan hak suaranya 72 persen. “Belum memenuhi 77 persen target yang ditetapkan tapi ada juga di beberapa daerah yang partisipasinya melebihi target mencapai 85 persen,” ujar Rahmat.

Rahmat memantau Pilkada OKU pada 10 – 12 Desember 2020 didampingi Ketua Bawaslu OKU Dewantara Jaya; Komisioner Bawaslu OKU Anggi Yumarta dan Yeyen Andrizal mendatangi Sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Baturaja Timur. Rombongan Bawaslu ini disambut  Ketua KPU OKU Naning Wijaya dan Komisioner KPU OKU Jaka Irhamka. Keesokan harinya, meninjau pleno di PPK Kecamatan Baturaja Barat.

Ketua Bawaslu OKU Dewantara Jaya mengatakan, kunjungan pimpinan Bawaslu RI dalam mengawasi proses rekapitulasi penghitungan suara Pilkada tahun 2020. “Untuk mengecek logistik hari pencoblosan dan logistik dari TPS – TPS dikumpulkan di PPK dan disusun rapi,” ucap Dewantara. (bet)