Pegawai Rupbasan Baturaja Diduga Pakai Sabu

9
Seorang PNS Rupbasan Baturaja Asan Basri diperiksa penyidik Satres Narkoba Polres Prabumulih. Ia diduga kuat terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Foto : Rian/PP. (*)

PRABUMULIH – Penyalahgunaan narkoba melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) kembali terjadi dan berhasil diungkap Tim Macan Putih Satres Narkoba Polres Prabumulih.

ASN yang tertangkap tersebut merupakan Asan Basri yang diduga sebagai pegawai Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Baturaja. Personil jaga tersebut ditangkap pada 4 Desember lalu sekitar pukul 18.00 WIB di Jl Sungai Medang menuju Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Cambai.

Dari tangan Asan, petugas menyita barang bukti berupa sabu seberat 0,71 gram bersama rekannya, Andre (28), warga Kelurahan Sungai Medang, Kecamatan Cambai. Sabu tersebut dibungkus plastik dan disimpan di saku celana Andre.

Usai penangkapan, keduanya digiring ke Mapolres Prabumulih untuk diperiksa tim penyidik. Kini, Asan yang tercatat sebagai warga Kelurahan Sungai Medang, Kecamatan Cambai bersama Andre sudah dijebloskan ke sel tahanan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SH SIk MH melalui Kasatres Narkoba AKP Fadilah Ermi Ersi Yani SSos SIk membenarkan, penangkapan Asan dan Andre.

“Tersangka AS dan AN ditangkap polisi saat pulang dari membeli sabu di Pengabuan di Jalan Desa Tanjung Dalam menuju Sungai Medang. Dari tangan keduanya, polisi menyita barang bukti sabu 0,71 gram,” bebernya.

Keduanya dijerat Pasal 112 ayat 1 UU No 35/ 2009 tentang narkotika dan psikotropika. “Ancaman minimal 4 tahun penjara, maksimal 12 tahun,” pungkasnya.