Rapid Tes, 22 PTPS Reaktif

OKU – 22 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) di Kabupaten OKU dinyatakan reaktif Covid 19. Jumlah ini tersebar diseluruh kecamatan. “Dari 725 PTPS yang menjalani rapid tes, 22 diantaranya dinyatakan reaktif dan 7 tidak hadir,” ucap Ketua Bawaslu OKU Dewantara Jaya.

Dilanjutkan Dewantara, 22 PTPS yang reaktif harus menjalani rapid tes ulang. Sedangkan tujuh PTPS yang tidak hadir wajib menjalani rapid tes di Sekretariat Bawaslu OKU. “Jila hasilnya tetap reaktif, maka PTPS tersebut akan di PAW (Pengganti Antar Waktu) atau diganti,” tegas Dewantara.

Diterangkan Dewantara, rapid tes bagi PTPS dilakukan secara bertahap yang bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran Covid 19 dalam pelaksanaan Pilkada OKU 2020, Rabu, 9 Desember mendatang.

“Setelah dilakukan rapid tes kedua ternyata hasilnya masih reaktif,  maka sesuai aturan yang  berlaku akan dilakukan Pengantian Antar Waktu (PAW) terhadap PTPS yang reaktif. Penggantinya atau PAW, yakni pendaftar PTPS yang ada dibawah PTPS terpilih saat ikut seleksi kemarin,” tukas Dewantara.

Dikatakan Dewantara, untuk mencegah terjadinya kerumunan dalam jumlah besar, pihaknya melakukan rapid tes melalui Panwaslu Kecamatan. “Rapid tes ini terselenggara bekerjasama  Bawaslu OKU  dengan Satgas Covid -19 di Kabupaten  OKU,” ujar Dewantara.

Rapid tes, lanjut Dewantara,  pelaksanaanya bukan hanya PTPS yang dilakukan rapid tes, melainkan secara bertahap juga dilakukan terhadap Panwaslu Kecamatan, dan Panwaslu Kelurahan Desa bahkan ke tingkat Bawaslu Kabupaten OKU. “Untuk memastikan kesiapan daripada kesehatan pengawas. Semua wajib mengikuti rapid karena merupakan salah satu persyaratan yang harus dijalankan saat akan melaksanakan tugas pengawasan di lapangan terutama menghadapi tahapan pungut hitung 9 Desember 2020 mendatang,” pungkas Dewantara. (bet)