Tebar 10 Ribu Ekor Bibit Ikan

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan OKU Ir. Tri Aprianingsih bersama Camat Lubuk Batang Helni Purnanengsih SE, dan kades Lubuk Batang Baru Randi Arnovan menebar benih ikan di sungai Ogan. Foto: herli yansah/oku ekspres. (*)

OKU – Dinas Peternakan dan Perikanan OKU, kemarin (25/11), menebar benih ikan baung dan ikan patin di beberapa tempat. Yaitu di sungai Ogan (desa Lubuk Batang Baru) serta di beberapa cek dam di desa Markisa, kecamatan Lubuk Batang.  

Penebaran benih ikan tersebut dalam rangka Hari Ikan Nasional tahun 2020. Kegiatan ini juga merupakan agenda rutin setiap tahun yang dilaksanakan Dinas Peternakan dan Perikanan OKU. Tujuannya untuk melestarikan ikan di sungai Ogan, waduk, maupun danau di Kabupaten OKU.

Penebaran benih ikan tersebut dihadiri Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan OKU Ir. Tri Aprianingsih; Camat Lubuk Batang Helni Purnanengsih SE; Kades Lubuk Batang Baru Randi Arnovan; Kades Markisa Johan Safari; Ketua FKBPD Lubuk Batang Risman Nazir; serta beberapa anggota BPD.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan OKU Ir. Tri Aprianingsih mengatakan, pihaknya menebar 10 ribu bibit ikan di kedua desa tersebut.

Kades Lubuk Batang Baru Randi Arnovan mengucapkan terima kasih atas bantuan bibit ikan yang ditebar di desa nya. Menurutnya, pelestarian ikan di sungai Ogan memang perlu untuk keberlangsungan perkembangbiakan ikan.

“Semoga dengan penebaran benih ikan ini, ketersediaan ikan di sungai Ogan terus bertambah. Saya atas nama pemerintah desa Lubuk Batang Baru mengucapkan terima kasih atas bantuan bibit ikan ini,” ucap Randi.

Tak jauh berbeda, penebaran benih ikan yang dilakukan di desa Markisa juga mendapat apresiasi oleh pemerintah desa setempat. Johan mengatakan, meski di desanya tak ada sungai besar, namun di desa itu terdapat banyak cek dam (waduk) yang bisa dimanfaatkan untuk ditebar benih ikan. “Sayang jika waduk ini dibiarkan menganggur. Alangkah lebih bermanfaat jika diisi dengan bibit ikan. Semoga, ikan – ikan ini suatu saat bisa berkembang biak dan dipanen bersama masyarakat desa,” tutup Johan. (lee)