Uzur, Pompa Air Terbakar

BATURAJA TIMUR – Proses produksi dan distribusi air bersih di PDAM UP Tanjung Baru terganggu, kemarin (19/11). Gangguan disebabkan pompa intake 2 di unit tersebut terbakar.
“Saat ini (kemarin) sedang diupayakan penggantian pompa,” ujar Direktur PDAM OKU, H Abi Kusno melalui Kasi Distribusi Masri.
Menurut dia, pompa hisap yang mengapung di sungai Ogan ini terbakar dikarenakan usia pompa yang tak muda lagi. “Pompa yang terbakar kapasitasnya 30 liter/detik, untuk sementara diganti dengan pompa 20 liter/detik. Pompa kapasitas yang sama masih akan diperbaiki, paling lama 10 hari selesai,” jelasnya.
Pihaknya mengupayakan penggantian pompa segera rampung dalam waktu secepatnya. Sehingga, proses produksi dan distribusi air kembali normal.
Dampak pompa yang terbakar ini, distribusi air bersih di wilayah operasi UP Tanjung Baru terganggu sejak pagi. “Wilayah terdampak hampir seluruh pelanggan di kecamatan Baturaja Timur,” jelasnya.
Dirinya menjelaskan, hampir semua pompa milik PDAM layak untuk diperbarui. Karena usianya rata-rata lebih dari 20 tahun. Selama ini, sambung Masri, pompa tersebut hanya diperbaiki jika terjadi kerusakan.
Untuk diketahui, di Kabupaten OKU ada banyak Instalasi Kota Kecamatan (IKK) PDAM. Yakni, Tanjung Agung, Tanjung Baru, Batukuning, Lubuk Raja, Lubuk Batang, Penyandingan, dan Lengkayap.
“Semua pompa di IKK layak ganti. Tapi anggarannya belum ada. Sehingga saat ada mesin pompa yang rusak, hanya diperbaiki,” tandasnya. (stf)