Nadia Butuh Bantuan Dermawan

Mata kiri Nadia harus segera mendapatkan tindakan medis setelah bocah empat tahun tersebut terjatuh saat bermain. foto: ist. (*)

OKU – Nadia (4), putri Habibi dan Suyanti, warga Desa Rantau Panjang, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya, mengalami sakit mata. Keluarga ini terkendala biaya untuk pengobatan.

Diungkapkan Suyanti (28), ibu Nadia, putrinya sejak lama sudah sakit mata. Hal ini disebabkan ketika putrinya sedang bermain, tiba-tiba jatuh dan matanya kemasukan pasir. “Saat itu kami bersihkan dan kami obati secara tradisional,” terang Suyanti.

Lantaran tidak kunjung sembuh, lanjut Suyanti, ia dan suaminya membawa Nadia berobat secara tradisional. “Namun, matanya tidak kunjung sembuh,” imbuh Suyanti.

Diakui Suyanti, dirinya tidak membawa Nadia berobat ke tenaga medis lantaran ketiadaan biaya. “Apalagi, kami tidak ada jaminan kesehatan,” ujar Suyanti.

Barulah dua minggu yang lalu, lanjut Suyanti, mata Nadia bertambah sakit dan memerah. Sehingga, biji mata Nadia seperti keluar. “Setelah kami bawa ke Puskesmas Kedaton barulah Nadia diberi pengobatan,” terang Suyanti.

Setelah dirujuk Puskesmas Kedaton ke RSUD Ibnu Soetowo Baturaja, baru diketahui bahwa anaknya harus dirujuk ke Rumah Sakit di Palembang. “Kami terkendala masalah biaya untuk menuntaskan pengobatan. Apalagi, kami tidak ada jaminan kesehatan,” ucap Suyanti lirih.

Terpisah, Kepala UPTD Puskesmas Kedaton, Yeni Fitri Ningsih SKM membenarkan pihaknya menjemput Nadia di rumahnya. “Kami prihatin, maka kami langsung ambil tindakan medis dan kami langsung rujuk ke RSUD Ibnu Soetowo Baturaja,” ucap Yeni.

Ditambahkan Yeni, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan OKU agar Nadia mendapatkan jaminan kesehatan. “Insya Allah, semua dapat berjalan dengan baik,” imbuh Yeni.

Sementara proses berlangsung, lanjut Yeni, keluarga Nadia membutuhkan bantuan dermawan untuk membantu biaya pengobatan Nadia. “Semoga, dengan bantuan para dermawan, dapat membantu Nadia,” pungkas Yeni. (bet)