Dua Pengangguran Curi Onderdil Motor

OKU – Gerak cepat Polsek Pengandonan membuahkan hasil. Tak sampai satu hari, dua tersangka pencurian dengan pemberatan (curat) berhasil diringkus. Keduanya adalah  HD (18), warga Desa Ujan Mas, Kecamatan  Pengandonan; dan AD (18) warga Desa Muara Sae, Kecamatan Muara Jaya.

HD dan AD meringkuk di sel tahanan Polsek Pengandonan setelah ditangkap anggota Polsek Pengandonan karena kasus pencurian dengan pemberatan. Foto: dok Polsek Pengandonan. (*)

Dua remaja pengangguran tersebut ditangkap setelah mencuri di rumah Wahyudi di desa Ujan Mas, kecamatan Pengandonan, pada 13 November lalu, sekitar pukul 03.20 WIB.

Kapolres OKU AKBP Arif H Ritonga SIK. MH melalui Kasubbag Humas Polres OKU AKP Mardi menjelaskan, penangkapan keduanya berdasarkan laporan Wahyudi Nomor: LP-B/13/X/2020/SUMSEL/OKU/Sek- PGDN, pada 13 November 2020. Akibat pencurian tersebut, Wahyudi mengalami kerugian Rp3 juta.

Mardi mengungkapkan, Wahyudi kehilangan satu rangka sepeda motor GL MAX 100 tanpa mesin, jok, tangki, dan stang motor. Barang tersebut diletak kan Wahyudi di dekat tumpukan kayu bakar di samping rumahnya.

Mendapat laporan pencurian tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan. Setelah mendapat titik terang, polisi menangkap kedua pelaku. “Kedua tersangka ditangkap saat berada di rumah HD di hari yang sama sekitar pukul 23.30 WIB,” lanjutnya.

Dari hasil interogasi polisi kepada HD dan AD, keduanya mengakui dan menunjukkan barang bukti hasil curian tersebut. Saat ditangkap, keduanya belum sempat menjual barang hasil curiannya.

“Dari pengakuan keduanya, polisi berhasil mengamankan barang bukti curian yang sesuai dengan laporan korban,” papar Mardi.

Dari tangan AD, polisi mengamankan satu unit Honda Supra Fir X B 6918 UDU, pelek dan ban, sok curian, ban depan dan ban dalam, serta gear belakang sepeda motor.

Sedangkan dari HD, polisi mendapatkan barang bukti sebuah rangka honda GL MAX 100.

Setelah mendapatkan barang bukti, sambung Mardi, kedua tersangka beserta barang bukti digelandang ke Mapolsek Pengandonan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Saat ini keduanya telah diamankan di Mapolsek Pengandonan, termasuk barang bukti hasil kejahatan,” pungkas Mardi. (lee)