Diduga Depresi, AW Gantung Diri

OKU – Diduga depresi, AW warga desa Marga Bhakti unit XI kecamatan Sinar Peninjauan ditemukan tak bernyawa di depan kamar mandi rumahnya. Saat ditemukan pada 12 November lalu, seutas tali terlilit di lehernya.

Jasad AW pertama kali ditemukan oleh istri dan anaknya saat pulang dari menyadap karet.

Kapolres OKU AKBP Arif H Ritonga SIK, MH melalui Kasubbag Humas Polres OKU AKP Mardi Nursal menuturkan, dari keterangan keluarga AW, kuat dugaan AW tewas karena gantung diri. Dugaan ini diperkuat masih ada tali yang melilit di leher AW.

“Menurut keterangan istri AW yang berinisial SM, suaminya (AW) sudah lama mengalami gangguan jiwa lantaran menderita penyakit yang tak kunjung sembuh,” tutur Mardi.

Dilanjutkan Mardi, dari keterangan SM, ketika itu ia baru pulang dari kebun bersama anaknya. Saat tiba di rumah, pintu rumahnya masih terkunci dari dalam.

“SM pun curiga dan masuk dari pintu samping. Begitu masuk, SM terkejut bukan kepalang saat melihat jasad suaminya tergeletak di lantai dengan posisi tertelungkup dan ada tali di lehernya,” lanjut Mardi.

SM pun berteriak histeris. Teriakan SM membuat tetangga keluar dan menuju rumah SM. “Para tetangga lalu memberitahukan kejadian tersebut kepada Polsek Sinar Peninjauan,” katanya.

Setelah melakukan olah TKP, polisi bersama kades membawa jenazah AW ke puskesmas terdekat untuk pemeriksaan. Menurut keterangan petugas medis, AW meninggal dunia murni akibat gantung diri karena tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

“Diduga, korban nekat mengakhiri hidupnya karena tidak ingin membebani keluarga. Keluarga AW tidak meminta polisi untuk melakukan otopsi terhadap tubuh AW,” tutup Mardi. (lee)