Agar Tak Diblokir, Segera Cairkan BST Tahap 8

KPM asal kecamatan Baturaja Timur mencairkan BST tahap 8 di Kantor Pos Baturaja, kemarin (15/11). Pada pencairan tahap 8 ini, jumlah KPM menurun dibandingkan dari tahap sebelumnya. Foto : Mustofa/Oku Ekspres. (*)

OKU – Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BST dari Kemensos RI menurun. Khususnya di tahap 8 yang mulai dicairkan, kemarin (15/11).

“Jumlah data penerima ada penurunan dari tahap tujuh yang dicairkan pada Oktober kemarin,” ujar Kepala POS Baturaja, Juhen Hendry, kemarin (15/11).

Di tahap 8, jumlah KPM Bantuan Sosial Tunai (BST) sebanyak 49.962 KPM di Kabupaten OKU, OKU Timur, dan OKU Selatan. Jumlah tersebut terdiri dari OKU Selatan 6.390 KPM, OKU Timur 23.806 KPM, dan OKU 19.766 KPM.

Sementara itu, di tahap 7 kemarin, jumlah penerima sebanyak 52.672 KPM. Artinya, ada 2.710 KPM yang tidak lagi menerima bantuan dari Kemensos RI. “Jumlah KPM yang tidak dapat bantuan ini sudah digabung dengan data penerima ganda yang terblokir,” ungkapnya.

Dirinya menyarankan KPM yang terdata sebagai penerima sebaiknya segera mencairkan bantuan jika sudah ada jadwal pencairan. Sebab, kata Juhen, bila bantuan tak dicairkan, ia khawatir bantuan tersebut akan diblokir Kemensos.

“Sudah banyak bantuan yang diblokir karena uang bantuan tidak segera diambil. Alasan warga tidak segera mengambil bantuan tersebut karena mau rapel dua atau tiga bulan. Tapi Kemensos RI justru memblokir bantuan tersebut,” tuturnya.

Masa penacairan BST tahap 8 adalah 15-23 November. Pencairan ini serentak dilakukan di tiga kabupaten yang masuk wilayah kerja Kantor Pos Baturaja. (stf)